Pemerintah Bangun Dua Jalur Keselamatan di Klemuk Songgoriti: Solusi Aman dari ‘Jalur Neraka

JALUR KLEMUK.jpeg6

Batu I Serulingmedia.com – Jalur Klemuk Songgoriti, yang sering dijuluki “jalur neraka” karena seringnya terjadi kecelakaan fatal, akan segera mengalami perubahan signifikan.

Hendry Suseno, Kepala Dinas Perhubungan, menegaskan jalur Klemuk akan dibangun dengan dua jalur keselamatan dan diberlakukan satu arah dari atas saja (Pujon – Batu). Penegasan itu disampaikan setelah Hendry dan tim gabungan melakukan survei langsung ke lokasi pada Selasa, ( 9 /7/ 2024).

Tim survei terdiri dari berbagai dinas dan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, DLH, PLN Pehutani, Kepolisian, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, serta relawan warga Songgokerto. Langkah ini diambil untuk mencari solusi yang tepat dalam mengurangi angka kecelakaan di jalur Klemuk.

“Kami melihat langsung kondisi jalur Klemuk yang sering memakan korban jiwa. Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret dan satu visi dalam program perbaikan,” kata Hendry Suseno.

Sebagai langkah awal untuk mengurangi dampak kecelakaan, Dinas Perhubungan akan melakukan sejumlah pembenahan. “Kami akan menambahkan gadrill, memasang CCTV, serta menambah Cat Eyes untuk memperjelas kondisi jalan dan rambu-rambu peringatan. Rambu yang ada selama ini juga akan kami tambah lagi,” jelas Hendry.

Sementara itu, Eko Setiawan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, menjelaskan pihaknya memiliki dua usulan desain, yakni vertikal dan horizontal, untuk mengatasi masalah di jalur Klemuk. “Namun, pelaksanaan desain ini memerlukan dana besar. Oleh karena itu, langkah yang mendesak adalah membangun jalur keselamatan,” ungkap Eko.

Jalur keselamatan yang akan dibangun harus memenuhi standar teknis dan aturan yang berlaku, termasuk desain yang sesuai. “Perencanaan akan dimulai pada PAK 2024 ini, dan pelaksanaan fisiknya akan dilakukan tahun 2025. Jalur keselamatan ini akan dibuat sesuai standar seperti di jalan tol, dengan ketinggian dan kemiringan tertentu serta material yang dapat menyerap energi saat kendaraan masuk ke jalur ini, sehingga energi kendaraan hilang dan mesin mati,” tambah Eko.

Dua titik jalur keselamatan akan dibangun, dengan satu titik sudah terpasang dan tinggal menambah satu lagi. Bentuk jalur ini akan disesuaikan dengan standar yang berlaku dan akan dilengkapi dengan rest area di bagian atas.

“Rest area ini berfungsi untuk mendinginkan rem kendaraan dan memberikan tempat beristirahat bagi pengemudi, sehingga mereka lebih segar saat melalui jalur Klemuk. PUPR juga akan membangun penerangan jalan,” tutup Eko Setiawan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengendara di jalur Klemuk dan mengurangi angka kecelakaan yang sering terjadi. Dengan kerjasama berbagai pihak terkait, perbaikan jalur Klemuk dapat segera terealisasi dan memberikan rasa aman bagi para pengendara.( Eno ).