Partisipasi Aktif dalam Pilkada Serentak 2024: Sosialisasi KPU Kota Batu dan FPK
Batu I Serulingmedia.com – Pelaksanaan Pesta Demokrasi Pilkada serentak 2024 mendekati hari pemungutan suara, suasana di Kota Batu semakin menghangat. Sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan lancar dan partisipasi masyarakat optimal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mengadakan sosialisasi tahapan pilkada.
Kegiatan ini menggandeng Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) yang berkolaborasi dengan Badan Kerjasama Gerejawi ( BKSG ) Kota Batu dilaksanakan di Hall Bukit Zaitun – YPPII ( Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia ) kota Batu, Rabu ( 20 /11/2024).
Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Batu, Tety Yuana, menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan yang harus dipahami masyarakat. Masa kampanye, yang merupakan bagian dari tahapan pilkada, akan berakhir pada 23 November 2024. Selain itu, KPU memberikan perhatian khusus kepada warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tety menegaskan bahwa warga masih memiliki kesempatan untuk mendaftar pada jam khusus, yaitu pukul 23.00 hingga 01.00 di petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“ Senyampang masih ada waktu,jika ada yang datang ke KPPS untuk mendafkan diri sebagai pemilih “ ungkapnya.
Langkah ini penting untuk memastikan semua warga memiliki hak suara. Pemilih yang sudah terdaftar akan mendapatkan surat pemberitahuan (C) pada H-3 pemungutan suara. Jika ada kendala dalam menerima surat tersebut, warga diimbau segera melapor ke petugas tingkat RT atau RW agar hak pilih mereka tetap terjamin.
Salah satu poin utama dalam sosialisasi ini adalah komitmen KPU untuk memberikan aksesibilitas kepada penyandang disabilitas. Pemilih dengan kebutuhan khusus dapat didampingi selama proses pencoblosan, meskipun pendamping tidak diperkenankan untuk ikut mencoblos. Hal ini menunjukkan upaya KPU untuk memastikan inklusivitas dalam proses demokrasi, tanpa mengurangi asas kerahasiaan dan independensi pilihan.

Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Batu, Dra. Triwahyuni Widiestuti, turut berperan aktif dalam memastikan partisipasi anggotanya. Dengan jumlah anggota sekitar 1.000 orang dari berbagai etnis dan agama, FPK memanfaatkan momentum sosialisasi ini untuk menggerakkan anggotanya agar tidak golput.
Triwahyuni, yang akrab disapa Mbak Ninik, memastikan bahwa seluruh anggota FPK sudah memiliki KTP Kota Batu dan terdaftar dalam DPT. Melalui acara ini, FPK menegaskan pentingnya peran masyarakat lintas etnis dan agama dalam menjaga keberlangsungan demokrasi di Kota Batu.
“ Kami mencoba untuk melakukan sosialisasi dengan melibatkan KPU sehingga anggota semua bisa mengerti tentang Pilkada sehingga pada waktunya 27 November 2024, mereka dapat melakukan pilihan ke TPS yang sudah ditentukan “ tandasnya.
Sosialisasi yang dihadiri 200 orang perwakilan anggota FPK ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara KPU dan masyarakat. Dengan semangat kebangsaan yang dibawa oleh FPK, diharapkan pemilih di Kota Batu dapat menggunakan hak suara mereka secara bijak dan bertanggung jawab pada hari pemungutan suara.
Pilkada Serentak 2024 tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin, tetapi juga refleksi sejauh mana masyarakat menjaga nilai-nilai demokrasi. Dengan berbagai langkah proaktif dari KPU dan dukungan komunitas seperti FPK, optimisme akan partisipasi aktif masyarakat Kota Batu semakin menguat.( Eno ).






