Nurochman Rajin Blusukan: Menikmati Kuliner Desa yang Lezat dan Murah
Batu | Serulingmedia.com Nurochman, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Batu, dikenal sebagai sosok yang tak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga gemar blusukan ke berbagai desa untuk menikmati kuliner tradisional yang lezat.
Salah satu tempat favoritnya adalah warung pecel Bu Joko yang terletak di simpang tiga Kasiman, Ngaglik, Batu.

Sebagai seorang pemimpin lokal, Nurochman memiliki komitmen kuat untuk selalu dekat dengan masyarakat. Ia sering mengunjungi berbagai desa di wilayah Batu untuk mendengar langsung aspirasi warga dan merasakan langsung denyut nadi kehidupan sehari-hari mereka.
Blusukan ini tak hanya bertujuan untuk berinteraksi dengan warga, tetapi juga untuk menikmati kuliner desa yang terkenal dengan kelezatan dan harganya yang terjangkau.
Salah satu kunjungan yang selalu dinanti oleh Nurochman adalah ke warung pecel Bu Joko. Warung ini sudah dikenal luas oleh masyarakat setempat sebagai tempat yang menyajikan pecel dengan rasa asli dan harga yang sangat terjangkau.
Bu Joko, pemilik warung, selalu menyambut Nurochman dengan ramah dan menyajikan pecel andalannya yang terdiri dari berbagai sayuran segar yang disiram dengan saus kacang yang kental dan gurih.
“Rasa pecel Bu Joko dengan sayur kembang turi yang diberi bumbu pecel, rasanya sangat asli dan khas, benar-benar mencerminkan cita rasa tradisional yang lezat,” ujar Nurochman.
“Ini adalah salah satu alasan mengapa saya suka blusukan ke desa-desa, untuk menikmati kuliner seperti ini, yang tidak diketemukan di warung modern” Lanjutnya.

Nurochman menilai bahwa kuliner desa seperti pecel Bu Joko tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai tradisi yang harus dilestarikan.
“Kuliner desa ini adalah bagian dari identitas budaya kita, yang perlu kita jaga dan banggakan,” tambahnya.
Selain menikmati kelezatan pecel Bu Joko, Nurochman juga terkesan dengan harga yang sangat terjangkau.
“Meskipun harganya murah, kualitas dan rasa pecel di warung Bu Joko tidak murahan. Ini menunjukkan bahwa kita bisa menikmati makanan yang enak tanpa harus mengeluarkan banyak uang,” jelasnya.
Blusukan Nurochman ke desa-desa juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan turun langsung ke lapangan, Nurochman dapat mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari warga, serta mencari solusi terbaik untuk berbagai permasalahan yang ada.
“Sebagai Ketua DPC PKB, tugas saya adalah memastikan bahwa suara masyarakat terdengar dan diperhatikan,” tegas Nurochman.

Perjalanan Nurochman ke warung pecel Bu Joko di simpang tiga Kasiman, Ngaglik, Batu, bukan hanya tentang menikmati kuliner, tetapi juga tentang mempererat tali silaturahmi dengan warga dan memperkuat ikatan sosial di kota Batu.
” Blusukan ke desa seperti ini selalu memberikan pengalaman yang berharga dan menyenangkan,” ujar Nurochman sambil tersenyum.
Perjalanan Nurochman kali ini diakhiri dengan rasa puas dan bahagia. Ia berhasil menemukan dan menikmati kuliner desa yang tidak hanya lezat dan murah, tetapi juga penuh dengan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
Ini adalah bagian dari upayanya untuk menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat dan peka terhadap kebutuhan mereka.
Dengan semangat blusukan yang konsisten, Nurochman berharap dapat terus lebih dekat dengan masyarakat dan mencintai kuliner lokal.
“Kuliner desa seperti pecel Bu Joko adalah kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. Kita harus bangga dan terus melestarikannya,” pungkas Nurochman.( Eno ).






