Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Targetkan Realisasi Anggaran 98% di Akhir 2025

Screenshot_2025-11-24-19-08-14-228_com.whatsapp-edit

Jakarta | Serulingmedia.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menargetkan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN pada akhir tahun 2025 dapat mencapai 98%.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI pada Senin (24/11/2025), di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Dalam laporannya kepada Pimpinan dan Anggota Komisi II, Menteri Nusron menjelaskan progres capaian anggaran hingga November 2025. Berdasarkan DIPA Tahun 2025, alokasi anggaran setelah blokir efisiensi menghasilkan pagu efektif sebesar Rp6,39 triliun. Hingga Triwulan III, realisasi anggaran telah mencapai Rp4,79 triliun atau 75,01% dari total pagu efektif tersebut.

“Kami memproyeksikan akhir tahun kemungkinan besar akan mencapai angka maksimal 98%. Hal ini tentu membutuhkan kerja keras dan komitmen seluruh jajaran, serta dukungan dari berbagai pihak termasuk Komisi II DPR RI,” ujar Nusron Wahid.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan Komisi II yang dinilai sangat membantu peningkatan kualitas pelayanan pertanahan.

“Masukan dari pimpinan Komisi II sangat berarti dalam mendorong kinerja dan pelayanan publik di Kementerian ATR/BPN,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, meminta Menteri Nusron untuk terus memperhatikan kinerja jajarannya dan melakukan langkah-langkah strategis berbasis evaluasi triwulanan.

“Kami berharap capaian kinerja dapat dioptimalkan hingga 100% pada akhir tahun 2025. Selain itu, program kerja prioritas harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Raker dan RDP tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, serta perwakilan dari sejumlah kementerian/lembaga terkait yang ikut memberikan perhatian terhadap capaian dan strategi kerja Kementerian ATR/BPN sepanjang tahun 2025.( Sar).