Menggagas Masa Depan Pendidikan: Kunjungan Strategis Pj. Wali Kota Batu ke Kantor Google Indonesia

IMG-20240627-WA0063

 

Jakarta | serulingmedia.com – Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, bersama jajaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengadakan kunjungan ke Kantor Google Indonesia di Jakarta, Kamis( 27/6/ 2024 ).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk menindaklanjuti audiensi dengan Google Education mengenai program Transformasi Digital pendidikan melalui integrasi teknologi Google dalam proses pembelajaran.

Kota Batu terpilih sebagai salah satu kandidat untuk program sekolah rujukan oleh Google Indonesia.

Hal ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).

Dalam kunjungan ini, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi yang tepat dapat membawa dampak positif dalam dunia pendidikan dan harus diimplementasikan dengan bijak.

“Pesatnya dunia teknologi yang sudah masuk di era IoT dan AI harus dimanfaatkan dengan benar dan tidak disalahgunakan. Berkesempatan mengunjungi kantor Google Indonesia, tentunya akan menjadi masukan baru bagi kami untuk mengembangkan ini dalam dunia pendidikan di berbagai jenjang baik di Provinsi Jawa Timur maupun di Kota Wisata Batu,” ungkap Aries.

Aries menekankan pentingnya digitalisasi dalam pendidikan di era saat ini. Transformasi digital diharapkan dapat mempercepat dan memperluas akses informasi bagi siswa serta meningkatkan efisiensi dalam administrasi sekolah.

Hal itu sejalan dengan upaya berbagai daerah di Indonesia yang mulai bertransformasi ke arah digitalisasi.

“Dengan dukungan perangkat lunak dan pendampingan dari Google Indonesia, kami berharap proses transformasi digital dalam dunia pendidikan di Jawa Timur dapat berjalan lebih cepat. Kami menyambut baik hal ini dan akan segera menindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret di daerah,” lanjut Aries.

9

Data dari Google for Education menunjukkan bahwa di Kota Batu sudah terdapat sejumlah pendidik yang memiliki sertifikasi dari Google. Terdapat 23 orang Google Certified Educator (GCE) Level 1, 12 GCE Level 2, dan 1 orang Certified Trainer. Selain itu, aktivasi akun belajar.id di Kota Batu telah mencapai 56,05 persen.

Data ini menunjukkan bahwa Kota Batu memiliki potensi besar untuk memanfaatkan teknologi Google dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Kota Batu dalam mengimplementasikan transformasi digital secara lebih luas dan efektif.

Dengan dukungan teknologi dari Google, diharapkan proses pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif, efisien, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk mengikuti jejak Kota Batu dalam memanfaatkan teknologi untuk kemajuan pendidikan. ( Eno ).