Masjid di Surabaya Deklarasikan Gerakan Cinta Damai, Aman dan Tenteram
Surabaya | Serulingmedia.com – Masjid-masjid di Kota Surabaya menggelorakan gerakan Cinta Damai, Aman dan Tenteram melalui sebuah deklarasi bersama yang berlangsung di Masjid Muhammad Cheng Hoo, Jl. Gading 2 Surabaya, Jumat malam (19/9/2025).
Acara yang penuh khidmat itu dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya, Dr. H. Arif Afandi, M.Si., didampingi Ketua Takmir Masjid Cheng Hoo, Ustadz H. Hariono Ong, S.Hi., M.Hi., serta jajaran pengurus PC DMI se-Kecamatan Surabaya dan para takmir masjid.

“Kami Dewan Masjid Indonesia bersama takmir dan jamaah masjid siap menjaga Kota Surabaya agar aman, tenteram, dan damai,” tegas H. Muklis Firdaus, S.Pd., saat membacakan teks deklarasi yang disambut tepuk tangan hadirin.
Dalam sambutannya, Ketua DMI Kota Surabaya, Dr. Arif Afandi, menekankan bahwa masjid memiliki peran penting yang melampaui fungsi ibadah semata.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga rumah persatuan, tempat kita menjaga harmoni dan titik tolak membangun peradaban damai. Dengan dzikir dan doa malam ini, kita berikhtiar agar Surabaya senantiasa dilindungi Allah SWT, dijauhkan dari perpecahan, dan diberikan keberkahan serta kesejahteraan,” tutur Arif Afandi yang juga mantan Wakil Wali Kota Surabaya.

Sementara itu, Ustadz Hariono Ong yang memimpin doa bersama, mengingatkan jamaah agar terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, dan Basyariah.
“Mari kita jaga bersama kota tercinta Surabaya ini agar damai, aman, dan tenteram. Kita harus senantiasa memohon kepada Allah SWT agar dikabulkan semua hajat kita,” pesannya.
Kegiatan semakin semarak dengan pembacaan sholawat Nabi oleh Grup Miftahul Jannah dari Kenjeran, dilanjutkan mauidloh hasanah oleh Ning Mas Nur Chumaidah dari Sidosermo Surabaya.
Dalam tausiahnya, Ning Mas mengajak jamaah memperkokoh iman, memperbanyak doa, dan menjadi agen penyebar kedamaian di lingkungannya.

“Jamaah masjid harus semakin berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial, sekaligus menjadikan doa dan dzikir sebagai wasilah untuk kebaikan, keamanan, dan kesejahteraan Kota Surabaya,” ujarnya.
Gerakan ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi masjid-masjid di Surabaya dalam mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen menjaga kedamaian di tengah masyarakat.( lup/Eno).






