Konsep Green Office Kejari Batu: Revitalisasi Citra Kota Apel melalui Gerakan Menanam Apel
Batu | Serulingmedia.com – Kajari Batu, Didik Adyotomo SH, MH menggagas sebuah inisiatif inovatif dengan menggabungkan konsep Green Office dan gerakan menanam apel dalam pot.
Secara simbolis penanaman pohon Apel dalam Pot dilakukan Kajari Batu Didik Adyotomo dan Ketua ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kota Batu, Ny. Rizki Didik Adyotomo diikuti seluruh Kasi didampingi isteri dipusatkan di Kantor Kejaksaan Negeri Batu yang baru di jalan Sultan Agung, Jum’at ( 19/7/2024 ).

Kajari Batu melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Reynold SH, MH, didampingi Kasi Inteljen Kejari Batu, M. Januar Ferdian SH, MH, Adhi Satyo Wicaksono SH Kasi. BB Dan barang rampasan, Kasi Pidum Eric Mudigdho SH dan Kasi.Pidsus Pujo Rasmoyo SH.MH menyebutkan Inisiatif ini layak mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, swasta.
Gerakan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan sehat, tetapi juga untuk mengangkat kembali citra Kota Batu sebagai kota Apel yang terkenal.
” Kota Batu, yang sejak lama dikenal dengan julukan Kota Apel, telah mengalami perubahan citra seiring perkembangan zaman. Dengan gerakan ini, Kajari Batu berupaya untuk mengembalikan dan memperkuat identitas kota yang telah melekat kuat sebagai pusat budidaya apel ” ungkap Reynold.

Dijelaskan, Melalui penanaman apel di pot, memiliki nilai edukatif yang tinggi diharapkan tidak hanya lingkungan kantor yang semakin asri, tetapi juga masyarakat diingatkan kembali akan warisan dan kekayaan lokal yang dimiliki kota Batu.
” gerakan green office menanam Apel dalam pot ini guna menjaga kelestarian tanaman apel dan memahami proses perawatannya. Pengetahuan ini diharapkan dapat menyebar ke masyarakat luas, sehingga semakin banyak orang yang terinspirasi untuk ikut serta menanam apel, baik di rumah maupun di tempat kerja mereka ” tambahnya.
Selain itu, gerakan ini juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertanian lokal. Dengan menanam apel di pot, Kejari Batu menunjukkan komitmennya dalam mendukung para petani apel lokal dan mendorong konsumsi produk lokal.
” Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekonomi lokal dan menjaga keberlanjutan usaha tani di Kota Batu ” tambahnya.
Tidak hanya berhenti pada penanaman apel, gerakan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk mempromosikan Kota Batu sebagai Kota Apel.

Gerakan Green Office ini juga mencerminkan pentingnya pelestarian lingkungan dan pertanian berkelanjutan. Dengan memanfaatkan lahan terbatas di kantor untuk menanam apel, Kejari Batu memberikan contoh bahwa siapa pun, di mana pun, dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan mendukung pertanian lokal.
Gerakan menanam apel dalam pot yang digagas oleh Kajari Batu Didik Adyotomo SH, MH, merupakan langkah cerdas dan bermakna dalam mengangkat kembali citra Kota Batu sebagai Kota Apel. Ini bukan hanya tentang penanaman pohon, tetapi juga tentang membangun kesadaran, mendukung ekonomi lokal, dan melestarikan identitas kota.
Gerakan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi Kota Batu dan masyarakatnya.( Eno )






