FLORA 2026, HMPS Biologi UIN Malang Perkuat Silaturahmi dan Fondasi Kepengurusan
Malang | Serulingmedia.com – FLORA 2026, HMPS Biologi UIN Malang Perkuat Silaturahmi dan Fondasi Kepengurusan. Forum Silaturrahmi Organisasi Ramah Anggota (FLORA) yang digelar HMPS Biologi “Semut Merah” UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi momentum awal untuk menyatukan visi serta membangun kebersamaan pengurus di awal masa bakti.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (21/2/ 2026) di Allure Cafe & Eatery ini diikuti oleh 60 mahasiswa yang merupakan pengurus HMPS Biologi “Semut Merah” Periode 2026.
FLORA dirancang sebagai ruang silaturahmi sekaligus penguatan fondasi kerja organisasi agar lebih solid, terarah, dan kolaboratif.
Selain menjadi ajang perkenalan antar pengurus lama dan baru—khususnya mahasiswa angkatan 2026—FLORA juga diisi dengan pengenalan antar divisi, pembahasan program kerja, serta pemilihan ketua pelaksana pada masing-masing program yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua HMPS, dilanjutkan perkenalan Badan Pengurus Harian.
Agenda kemudian berlanjut pada diskusi per divisi untuk merumuskan program kerja yang realistis dan berdampak. Suasana keakraban semakin terasa melalui sesi permainan kebersamaan, buka puasa bersama, hingga penutup berupa acara sayonara.
Ketua HMPS Biologi “Semut Merah” 2026, Chumairo Al Muyassaroh, menekankan pentingnya forum awal kepengurusan ini.
“Himpunan bukan hanya wadah organisasi, tetapi ruang belajar untuk bertumbuh dan berproses. Di sini kita melatih kepemimpinan, kerja sama tim, serta tanggung jawab. FLORA kami jadikan sebagai awal kolaborasi untuk mewujudkan himpunan yang lebih aktif, inovatif, dan berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Romi Faslah, mengapresiasi inisiatif HMPS Biologi dalam membangun budaya organisasi yang ramah dan kolaboratif.
Menurutnya, forum silaturahmi merupakan fondasi penting bagi kepemimpinan yang sehat dan berorientasi prestasi.
“Ketika visi dan komitmen disatukan sejak awal, program kerja akan berjalan lebih terarah dan memberi dampak nyata bagi mahasiswa,” ungkapnya. (Eno).






