Bido Swasono Kembalikan Berkas Pencalonan Walikota Malang: Mengusung Semangat Reformasi 1998

bido

Malang I serulingmedia.com -, Ir. Bido Swasono, yang akrab disapa Sony, secara resmi mengembalikan berkas pencalonannya sebagai calon Walikota Malang periode 2024-2029 ke DPC PDI Perjuangan Kota Malang. Berkas tersebut diterima langsung oleh Ketua Tim 5 Panitia Pendaftaran Bacawali dan Bacawawali DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Lea Mahdarina, bersama anggota tim lainnya.,Pada Senin ( 20 /5/ 2024 ).

Bido Swasono tidak datang sendiri. Ia ditemani oleh teman-teman pejuang militan dari Promeg angkatan 93, 96, dan 98, serta Pemuda Demokrat, kelompok pasar, dan tukang ojek. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pencalonannya. Pada momen tersebut, Bido mengenang tanggal 20 Mei sebagai momen bersejarah yang mengingatkan pada peristiwa besar pendobrakan 20 Mei 1998.

“Apabila DPP PDI Perjuangan merestui dan memberikan rekomendasi sebagai kontestan, maka kami dan kawan-kawan Pro Reformasi tetap melanjutkan agenda reformasi dengan motto: ‘Dengan semangat 20 Mei 1998, kita kembali menyukseskan agenda reformasi ’98’,” ungkap Bido Swasono. Pada kesempatan tersebut, Bido mengenakan ikat kepala berwarna putih bertuliskan “Pro Reformasi”, simbol komitmennya terhadap nilai-nilai reformasi.

Visi dan misi Bido sebagai calon Walikota Malang meliputi:

Bersama masyarakat kota Malang bekerja untuk membangun dan merawat: Menekankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan kota.

Membuka lapangan kerja: Fokus pada penciptaan peluang kerja untuk mengurangi tingkat pengangguran di kota Malang.

APBD terbuka: Mengedepankan transparansi anggaran pendapatan dan belanja daerah sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Mencegah dan memberantas KKN: Komitmen untuk memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme yang masih menjadi tantangan besar di banyak daerah.

Pendidikan politik yang baik dan benar: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi politik yang sehat dan bertanggung jawab.

Ketua Tim 5 Panitia Pendaftaran Bacawali dan Bacawawali DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Lea Mahdarina, menyatakan berkas pencalonan Bido telah diterima dan akan diteruskan ke DPP PDI Perjuangan melalui DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur. “Kami tidak ada kewajiban untuk melakukan seleksi dan penentuan,” jelasnya, menekankan bahwa keputusan akhir berada di tangan DPP PDI Perjuangan.

Pencalonan Bido Swasono ini menambah dinamika politik di kota Malang. Dengan latar belakang sebagai pejuang reformasi dan didukung oleh berbagai elemen masyarakat, Bido berharap dapat membawa perubahan positif bagi kota Malang. Semangat reformasi 1998 yang masih membara dalam dirinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi dan misinya jika terpilih nanti.

Bido tidak hanya membawa dirinya sebagai individu, tetapi juga membawa harapan dan aspirasi masyarakat yang menginginkan perubahan dan kemajuan. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat Kota Malang akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah masa depan kota ini.

Langkah Bido Swasono maju sebagai calon Walikota Malang tidak hanya membawa harapan baru, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya semangat reformasi dalam pembangunan dan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. ( Eno )