Bawaslu Kota Batu Gelar Apel Siaga Pengawasan Pemilihan 2024
Batu | Serulingmedia.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel siaga pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di halaman Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman, pada Sabtu (23/11/2024) pagi.

Apel ini diikuti oleh 350 peserta dan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, S.Pd., sebagai pembina upacara.
Hadir dalam apel tersebut antara lain Staf Ahli Wali Kota Batu Supriyanto, Pabung 0818/Kabupaten Malang Mayor Arh M. Ridwan, Kabagops Polres Batu Kompol Suyanto, Kasatpol PP Dr. Abdul Rais, S.Pd., M.Si., Kadishub Kota Batu Hendry Suseno, S.P., M.M., Kabakesbangpol Ahmad Dahlan, Perwakilan Kajari Batu Ajeng, serta Komisioner Bawaslu Kota Batu. Selain itu, acara juga dihadiri oleh para Muspika se-Kota Batu dan panwascam, PKD serta pengawas TPS se-Kota Batu.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, menegaskan bahwa Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) menjadi ujung tombak Bawaslu dalam memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan sesuai dengan peraturan.
“Kita bekerja sesuai amanah undang-undang, maka perlu kita pedomani dalam menjalankan tugas untuk mengawal pemilihan kepala daerah,” ujar Supriyanto.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada petugas yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menjaga integritas suara rakyat pada hari pemilihan yang jatuh pada 27 November mendatang.
“Kami berpesan, selamatkan suara rakyat dalam pemilihan nanti, karena satu suara menentukan masa depan Kota Batu lima tahun ke depan. Jika menemukan pelanggaran dan kesalahan prosedur dalam Pemungutan dan penghitungan pengawas TPS harus segera menegur kpps “tegas Supriyanto.
Terkait perhitungan suara, Supriyanto mengingatkan agar proses tersebut selesai di tingkat TPS untuk menghindari permasalahan di tingkat kecamatan. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun masa tenang akan dimulai pada malam ini pukul 00.00 WIB, pengawas tidak boleh lengah.
“Kita memasuki masa tenang, tetapi pengawas tidak akan benar-benar bisa tenang. Pastikan tidak ada praktik politik uang yang dapat mencederai demokrasi,” lanjutnya.
Supriyanto juga meminta pengawas TPS untuk memantau dan memastikan tidak ada lagi alat peraga kampanye (APK) yang tersisa di wilayah masing-masing. Jika ditemukan, APK harus segera dibersihkan untuk menjaga netralitas masa tenang.
“Pengawas harus benar-benar memastikan tidak ada lagi APK di lapangan. Jika ditemukan, segera berkoordinasi untuk penertiban,” tutup Supriyanto.
Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen semua pihak dalam mengawal Pilkada Kota Batu 2024 agar berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis.( Eno ).






