LDII Kota Batu Siap Bangun SD Islam Terpadu, Wujud Nyata Pengabdian di Dunia Pendidikan

Screenshot_2025-05-29-06-48-48-675_com.whatsapp-edit

Batu | Serulingmedia.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Jumat, 2 Mei 2025 menjadi momentum penting dalam arah baru kebijakan pendidikan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah meluncurkan berbagai program strategis seperti revitalisasi 10.440 sekolah, digitalisasi pembelajaran melalui Smart Board, serta bantuan kuliah untuk guru dan insentif bagi guru honorer.

Di tengah semangat pembenahan pendidikan nasional, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan bangsa. Melalui pendekatan berbasis nilai karakter dan profesionalitas religius, LDII menjadikan pendidikan sebagai salah satu dari delapan program pengabdiannya untuk negeri.

Sebagai implementasi nyata, DPD LDII Kota Batu akan segera membangun Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang mengusung konsep Profesional Religius.

Sekolah tersebut dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritual.

Lokasinya berada di Jalan Diponegoro, belakang Batu Paradise, dan berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bina Karakter Luhur, milik LDII Kota Batu.

“Kami ingin berkontribusi aktif dalam membangun sistem pendidikan yang bukan hanya mengandalkan teknologi, tapi juga menanamkan nilai akhlak, integritas, dan kerja keras sejak dini,” ungkap Yusron Ubaidillah ST Ketua DPD LDII Kota Batu, Kamis ( 29/5/2025 ).

Sekolah ini akan menjadi model pendidikan karakter masa depan dengan menggabungkan moral character seperti kejujuran dan empati, serta performance character seperti kedisiplinan dan tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut bersumber dari ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan nilai luhur bangsa Indonesia.

Menariknya, prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan sekolah ini rencananya akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu, bersama jajaran Dinas Pendidikan dan stakeholder terkait, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif LDII.

Langkah LDII ini menjadi bukti nyata bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat krusial dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia.

Bukan sekadar menambah fasilitas, tapi juga menguatkan esensi pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter dan peradaban.

Dengan sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat seperti LDII, transformasi pendidikan nasional menuju sistem yang berdaya saing dan bermartabat semakin memiliki pijakan kuat. LDII hadir bukan hanya berdakwah, tetapi juga membangun generasi.( Eno).