Perempuan Tangguh, UMKM Tumbuh: Wawali Heli Suyanto Dorong KWT Kota Batu Menjadi Pilar Ekonomi Keluarga
Batu | Serulingmedia.com – Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan di Kota Batu.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, didampingi Ketua Bidang II TP PKK Kota Batu, Ridha Agustha Heli Suyanto, menghadiri pertemuan rutin Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Batu yang digelar di Pasar Kuliner, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Selasa pagi (27/5/2025).

Dalam sambutannya, Wawali Heli menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kota Batu untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi KWT sebagai motor penggerak ekonomi keluarga.
Ia menegaskan pentingnya pelatihan, pendampingan, serta kemudahan akses permodalan agar usaha mikro yang digeluti anggota KWT dapat tumbuh berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Batu akan terus mendukung inovasi dan pemberdayaan perempuan melalui KWT. Perempuan adalah fondasi kuat dalam membangun ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” ujar Wawali Heli penuh semangat.

Wawali juga memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata KWT dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi berbasis rumah tangga.
Menurutnya, semangat kolaborasi dan kerja keras para anggota KWT menjadi contoh bahwa usaha kecil bisa memberi dampak besar jika dikelola secara tepat dan konsisten.
Dalam sesi diskusi bersama 140 anggota KWT yang hadir, Wawali Heli juga memaparkan sejumlah program strategis seperti sertifikasi halal gratis melalui Diskumperindag, serta fasilitasi stand produk UMKM di pusat oleh-oleh Kota Batu.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wawali Heli dan Ketua II TP PKK Ridha Agustha memborong produk-produk UMKM hasil karya KWT. Tak hanya itu, Ketua II TP PKK juga mendorong para pelaku UMKM perempuan untuk mulai menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas di era digital.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, perwakilan Kepala Dinas Kumperindag, serta perangkat Desa Mojorejo.
Semangat yang diusung dalam pertemuan ini seolah menegaskan bahwa perempuan bukan hanya sebagai penggerak dapur, tapi juga pilar utama ekonomi lokal. Dengan kerja keras, dukungan pemerintah, dan semangat digitalisasi, perempuan Kota Batu siap menjadi penopang masa depan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing. (Eno).






