Pimpinan OPM Pulang ke NKRI! Sentuhan Kemanusiaan Satgas 501 Bajra Yuda Luluhkan Komandan Batalyon Ayosami
Papua | Serulingmedia. com — Pendekatan kemanusiaan yang dilakukan Satgas Yonif 501/Bajra Yuda Madiun membuahkan hasil luar biasa.
Salah satu tokoh penting dalam tubuh Organisasi Papua Merdeka (OPM), Yeremias Fumair, resmi kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (15/5/2025).

Yeremias bukan orang sembarangan. Ia adalah komandan Batalyon Ayosami Pok dari Kodap IV/Soraya, sekaligus paman dari Manfret Fatem, pelaku penyerangan brutal terhadap pos TNI pada 2024 silam.
Keputusan Yeremias untuk meninggalkan perjuangan bersenjata dan kembali ke NKRI terjadi setelah dirinya terdesak dalam operasi gabungan TNI yang dipimpin langsung oleh Satgas Yonif 501/BY di wilayah Muara Usem, Distrik Aifat Timur.
Namun, bukan kekuatan senjata yang meluluhkan hatinya. Yeremias mengaku terenyuh setelah mendapat kabar bahwa sejumlah anggota keluarganya yang lebih dulu menyerahkan diri, mendapat perlakuan sangat baik dari prajurit TNI.
“Saya tak menyangka mereka diperlakukan dengan penuh hormat dan kasih. Ini yang membuat hati saya goyah dan akhirnya memilih kembali,” ujarnya di hadapan aparat.
Komandan Satgas Yonif 501/BY, Letkol Inf. Yakhya Wisnu, menjelaskan bahwa strategi operasi mereka memang tidak semata mengandalkan kekuatan militer.
“Kami menerapkan pendekatan kemanusiaan, membangun komunikasi, dan menunjukkan bahwa NKRI tak pernah menutup pintu bagi siapa pun yang ingin kembali ke jalan damai,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Satgas 501/BY masih membuka ruang bagi anggota kelompok separatis lainnya untuk menyusul langkah Yeremias.

“Kepulangan Yeremias adalah bukti nyata bahwa kekuatan hati bisa lebih kuat daripada peluru,” pungkasnya.
Keberhasilan ini bukan hanya sebuah kemenangan taktis, tetapi juga simbol keberhasilan strategi pendekatan hati dalam menjaga keutuhan NKRI ( Hariyono).






