9 ASN Diperiksa Bawaslu, Bakesbangpol Batu Perkuat Sosialisasi Netralitas
Batu | Serulingmedia.com — Staf Ahli Walikota Batu Bidang Administrasi dan Kemasyarakatan, Supriyanto, menegaskan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Kota Batu 2024.
Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Netralitas ASN dan Anti Radikalisme yang digelar di GOR Gajahmada, Selasa (29/10/2024).

Supriyanto menyampaikan bahwa ASN harus menjaga diri dan menjaga jarak dengan pasangan calon yang bersaing.
“Sebagai ASN, harus bisa menjaga diri dan menjaga jarak dengan pasangan calon, karena posisinya sebagai pelayan publik maka harus netral sesuai yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP No. 94/2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS ) dan PP No.42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS,” ujarnya di hadapan ASN gabungan dari berbagai OPD di Pemkot Batu.
Suprianto menegaskan informasi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sembilan ASN Pemkot Batu yang melakukan swafoto bersama salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota sambil mengangkat jari tangan sesuai nomor urut pasangan tersebut, lalu mengunggahnya di media sosial, diduga merupakan perilaku yang bisa mengarah pada dukungan salah satu pasangan calon.
Suprianto menjelaskan, ketidaknetralan ASN dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.
“Ketika ASN tidak netral, bisa terjadi diskriminasi dalam pelayanan, kesenjangan di lingkup ASN, konflik atau benturan kepentingan, serta mengganggu profesionalitas ASN itu sendiri,” ungkapnya.
Untuk itu, ASN yang terbukti bersalah akan dikenakan sanksi disiplin. “Sanksi sedang bisa berupa penurunan jabatan satu tingkat selama 12 bulan bagi pejabat, sementara staf bisa dinonaktifkan selama 12 bulan. Jika pelanggarannya tergolong berat, maka bisa diberhentikan secara tidak hormat,” tegas Supriyanto.
Lebih lanjut, Supriyanto menyebutkan bahwa penentuan sanksi akan diputuskan melalui rapat tim gabungan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), Inspektorat, dan OPD terkait. Mekanisme ini dilakukan untuk menjaga objektivitas dan keadilan dalam setiap keputusan.
Supriyanto berpesan agar ASN Kota Batu tidak terlibat dalam euforia politik, seperti menyukai unggahan di media sosial terkait pasangan calon, mengenakan atribut pasangan calon, ataupun mengajak sesama ASN untuk mendukung salah satu pasangan.
“Ingat, siapapun pemenangnya, kita tetap abdi negara,” tambahnya.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Batu Arief Rachman Ardyasana saat dihubungi menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya menjaga sikap netral dalam setiap tahapan pemilihan.
“ASN tetap bersikap netral dan harus paham peran dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik yang profesional dan tidak memihak,” ujarnya.
Sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi ASN di Kota Batu untuk mengingat kembali peran mereka sebagai pelayan publik yang profesional dan netral dalam menghadapi pesta demokrasi.( Eno ).






