Drama Musikal Malin Kundang, Upaya UIN Malang Kenalkan Budaya Nusantara di Paris

Studen Echange UIN

Malang I Serulingmedia.com – Peserta program Student Exchange 2024 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan diri untuk menampilkan kebudayaan Indonesia di panggung internasional.

Program pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Project Management Unit (PMU) UIN Malang ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mengangkat budaya Nusantara melalui drama musikal yang mengisahkan legenda Malin Kundang.

Acara Rehearsal Night yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat Lt.5 pada Kamis (17/10) menjadi puncak persiapan sebelum para peserta melangsungkan penampilan mereka yang sesungguhnya di Paris. Drama musikal ini menampilkan legenda Malin Kundang, sebuah cerita rakyat yang terkenal dengan pesan moral tentang bakti kepada orang tua. Dikemas dengan sentuhan modern, pertunjukan ini tetap mempertahankan esensi budaya tradisional dengan memadukan tarian, musik, dan dialog dalam satu kesatuan yang memukau.

Persiapan para peserta didampingi oleh Yayasan Arunika Cipta Abadi, yang diketuai oleh Hasabi Raedi Hadyan. Yayasan ini telah lama berkontribusi dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional. Hasabi, bekerja sama dengan Duta Kebudayaan Indonesia, menyusun konsep pertunjukan yang menjaga otentisitas budaya namun tetap relevan bagi audiens global.

“Waktu persiapan kami sangat terbatas, tetapi semangat peserta sangat luar biasa. Saya yakin penampilan ini akan memukau audiens di Paris,” ujar Hasabi. Ia menekankan pentingnya pertunjukan ini sebagai wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UIN Malang, Prof. Dr. H. Like Raskova Octaberlina, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras dan kolaborasi yang terjalin. Ia berharap drama musikal ini dapat menarik minat masyarakat internasional untuk lebih mengenal dan mencintai budaya Indonesia. “Ini bukan hanya pertukaran akademik, tetapi juga jembatan budaya yang penting untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Pertunjukan drama musikal Malin Kundang ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi audiens di Paris, tetapi juga menjadi representasi kuat dari kekayaan budaya Indonesia. Dengan memadukan elemen-elemen tradisional seperti tarian, kostum, dan musik Nusantara, pertunjukan ini diharapkan mampu mendidik sekaligus menghibur audiens.

Melalui program ini, UIN Malang menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan yang memadukan pendidikan dan kebudayaan, serta berperan aktif dalam memperkenalkan Indonesia di kancah internasional. Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, penampilan di Paris ini diproyeksikan menjadi salah satu highlight dari rangkaian Student Exchange 2024.

Program ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia di mata dunia. ( Eno )