Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Lanjutkan Perjalanan Dinas di Arab Saudi, Kunjungi Kantor Saudi Fund for Development (SFD)

Rektor ke Riyard.jpeg1

Malang I Serulingmedia.com – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, melanjutkan agenda kunjungan dinasnya di Arab Saudi dengan mengunjungi kantor Saudi Fund for Development (SFD) pada Rabu (9/10/2024). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan kerja sama internasional, terutama dalam bidang infrastruktur pendidikan.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Humas UIN Malang melalui situs resminya (http://uin-malang.ac.id), rombongan rektor tiba di kantor SFD pada pukul 10.00 waktu Riyadh setelah sebelumnya melakukan pertemuan dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka disambut hangat oleh CEO SFD, Mr. Faisal Al-Kahtani, serta Direktur Jenderal Operasi Asia SFD, Mr. Saud bin Ayed As-Shammari, beserta timnya.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang khusus, dengan kehadiran Mr. Sultan Abdulrahman Al-Marshad, kepala SFD. Dalam kesempatan tersebut, Mr. Al-Marshad memberikan apresiasi atas desain gedung yang diajukan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk proyek pembangunan kampus. “Desain gedungnya sangat unik dan menarik,” ujar Mr. Al-Marshad.

SFD juga mengumumkan bahwa tahap pertama proyek pembangunan gedung tersebut akan diresmikan pada bulan Desember mendatang, dengan peresmian penuh direncanakan pada April tahun depan. Pertemuan ini berlangsung hingga pukul 13.00 waktu setempat, sebelum rombongan rektor kembali ke hotel Ramada.

Pada malam harinya, Prof. Zainuddin melanjutkan agendanya dengan mengadakan pertemuan bersama Adikbud, Dr. Badrussalam, serta para dosen dari King Saud University. Pertemuan yang diadakan di hotel Ramada pada pukul 19.00 ini membahas potensi kerja sama akademik dan pembangunan infrastruktur antara kedua lembaga, guna memperkuat hubungan strategis.

Kunjungan ini semakin mempertegas komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperluas jaringan internasional dan meningkatkan kolaborasi global di berbagai sektor, terutama pendidikan dan infrastruktur. Diharapkan, rangkaian pertemuan ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan pendidikan yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.( Eno ).