RRI Malang dan Enam Satker Terpilih: Langkah Awal Menuju Zona Integritas Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Screenshot_20240729-210516_Gallery

 

Malang | Serulingmedia.com -Direktur Utama LPP RRI, Dr. Hendrasmo, mencanangkan pembangunan zona integritas 6 satuan kerja ( Satker ) terpilih di pusatkan diadakan di aula RRI Malang, Senin ( 29/7/2024 ).

Selain RRI Malang, terdapat lima RRI lainnya yang turut serta dalam pencanangan ini. Lima satuan kerja (satker) yang dijadikan percontohan pencanangan zona integritas sebagai wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) selain Malang yakni Pusat Pemberitaan Jakarta, Stasiun Siaran Luar Negeri (SLN) VOI RRI Jakarta, RRI Kendari, RRI Bandung, dan RRI Bukittinggi.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan akan reformasi birokrasi yang lebih transparan dan akuntabel di tubuh LPP RRI.

Zona integritas adalah salah satu inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan integritas dan kinerja lembaga pemerintah. Dengan adanya zona integritas, diharapkan akan tercipta lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Dr. Hendrasmo dalam pidatonya menyatakan bahwa pembangunan zona integritas adalah wujud komitmen LPP RRI untuk menjadi lembaga penyiaran publik yang terpercaya dan bertanggung jawab.

” pentingnya integritas dalam menjalankan tugas dan fungsi RRI sebagai media informasi, pendidikan, dan hiburan yang berkualitas bagi masyarakat ” ungkap Hendrasmo.

Selain itu, pencanangan ini juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pelayanan publik. Dengan birokrasi yang bersih dan melayani, RRI diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan tepat kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Hendrasmo juga memberikan penghargaan kepada RRI Malang dan enam RRI terpilih lainnya atas komitmen dan kerja keras mereka dalam membangun zona integritas.

Ia berharap, semangat ini dapat menular ke seluruh satuan kerja di lingkungan LPP RRI sehingga tujuan untuk menciptakan wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani dapat terwujud secara menyeluruh.

” Pencanangan zona integritas ini bukan hanya seremonial semata, tetapi merupakan langkah konkret menuju perubahan yang lebih baik di tubuh LPP RRI dan tahun 2025 akan menyusul Satker lainnya secara bertahap” tegas Dirut.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, diharapkan LPP RRI dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lainnya dalam upaya pemberantasan korupsi dan reformasi birokrasi.

Kepala RRI Malang, Tri Ummi Setyawati, menyatakan kebanggaan dan kehormatan karena RRI Malang dipilih sebagai salah satu lokasi pencanangan zona integritas untuk wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani (WBBM).

” terima kasih kepada Bapak Dirut LPP RRI yang mempercayakan RRI Malang sebagai satker terpilih bersama 6 satker lainnya. momen ini sangat penting dalam upaya mewujudkan kepercayaan publik dan meningkatkan integritas lembaga ” papar Tri Ummi Setyawati.

Tri Ummi Setyawati berharap bahwa pencanangan ini akan menjadi tonggak awal bagi RRI Malang untuk berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktek-praktek yang tidak etis.

Secara keseluruhan, pencanangan zona integritas di RRI Malang dan enam satker lainnya menandai awal yang signifikan dalam perjalanan reformasi birokrasi di LPP RRI. Semoga komitmen ini dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan melayani secara optimal.

Pencanangan zona integritas sebagai wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) ditandai dengan pemukulan Gong oleh Dirut LPP RRI dan penandatangan piagam yang disiarkan secara langsung melalui zoom meeting se Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Direktur SDM, Direktur Keuangan, Direktur LPU, kepala SPI, para kepala RRI yakni RRI Bandung, Jakarta, Surabaya, Jember, Sumenep, Madiun, kepala Oumbusmen Perwakilan Jawa timur, kepala KPID Jawa Timur, kepala dinas Kominfo Kota Malang, kepala Inspektorat Kabupaten Malang.( Eno ).