INDOVEX 2026 Gebrak Kota Batu! Pameran Potensi Desa, UMKM, Wisata dan Inovasi Anak Muda Siap Jadi Magnet Pengunjung

PAMERAN_11zon

Batu I Serulingmedia.com – Pameran produk unggulan desa, UMKM, wisata, kuliner nusantara hingga inovasi teknologi generasi muda bakal menjadi daya tarik utama Indonesia Villages Expo (INDOVEX) 2026 di Kota Batu. Tak hanya menyuguhkan kekayaan potensi desa dari berbagai daerah, ajang selama tiga hari, Senin–Rabu (2–4/11/2026), di Stadion Gelora Brantas ini juga menghadirkan seminar perdagangan karbon dan Youth Smart Village untuk membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendorong desa lebih mandiri dan berdaya saing.

Kegiatan yang diselenggarakan Tim Komunitas Batu Versity bersama Kinarya ini dijadwalkan dibuka Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria.

Mengusung semangat Bangun Desa, Bangun Indonesia, INDOVEX 2026 tidak sekadar menghadirkan pameran produk, tetapi juga menjadi wadah pertemuan berbagai gagasan, kreativitas, dan peluang usaha untuk mendorong desa menjadi kekuatan ekonomi bangsa.

Pemerintah, pelaku usaha desa, komunitas, akademisi, generasi muda, hingga berbagai pemangku kepentingan akan dipertemukan dalam satu ruang kolaborasi. Mereka memiliki kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah, membangun jejaring, berbagi pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhi beragam agenda menarik, mulai dari pameran produk unggulan desa, seminar, forum edukasi, coaching clinic, hingga kegiatan kreatif dan hiburan.

Berbagai produk UMKM, potensi pariwisata, kuliner khas daerah, serta hasil kreativitas masyarakat desa diharapkan menjadi daya tarik utama. Ajang ini sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha desa untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

Salah satu agenda utama INDOVEX 2026 adalah seminar Indonesia Carbon Village yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/11/2026). Seminar ini mengangkat tema “Arah dan Kebijakan Perdagangan Karbon Indonesia serta Kemanfaatannya bagi Desa”.

Forum tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), akademisi, praktisi, serta komunitas mengenai kebijakan, potensi, dan peluang ekonomi perdagangan karbon bagi desa.

Melalui pembahasan tersebut, potensi lingkungan dan sumber daya alam desa diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kekayaan alam yang harus dijaga, tetapi juga memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengelolaan yang berkelanjutan.

Selain itu, pada Selasa (3/11/2026), INDOVEX 2026 menghadirkan seminar Youth Smart Village yang membahas pengembangan potensi dan inovasi generasi muda desa berbasis teknologi dan kewirausahaan.

Forum ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas, serta memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam membangun usaha dan mengembangkan potensi daerah.

Keterlibatan generasi muda menjadi penting karena masa depan desa tidak hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan peluang baru.

Penyelenggaraan INDOVEX 2026 diharapkan mampu membuka akses promosi dan pemasaran produk unggulan desa, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda.

Kota Batu sebagai lokasi penyelenggaraan diharapkan menjadi titik temu berbagai potensi desa dari sejumlah daerah. Kota yang dikenal dengan kekuatan sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif ini memiliki kesempatan menjadi ruang inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal.

Lebih dari sekadar pameran, INDOVEX 2026 membawa pesan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Desa bukan hanya tempat tinggal masyarakat dan sumber bahan baku, melainkan pusat kreativitas, inovasi, budaya, serta kekuatan ekonomi yang memiliki peluang berkembang hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Potensi desa yang dikelola secara kreatif, didukung teknologi, serta diperkuat kolaborasi dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan secara berkelanjutan.

Karena itu, INDOVEX 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial selama tiga hari. Lebih jauh, ajang ini diharapkan melahirkan jejaring usaha, kemitraan, dan gagasan konkret yang dapat ditindaklanjuti setelah pameran berakhir.

Masyarakat Kota Batu, Malang Raya, serta seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan dan pemberdayaan desa diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari INDOVEX 2026.

Sebab, ketika desa tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak. Ketika potensi lokal berkembang, Indonesia memiliki kekuatan untuk melangkah lebih maju. Membangun Indonesia berarti memberi kesempatan kepada setiap desa untuk tumbuh, mandiri, dan berdaya. ( Eno)