Ratusan Peserta Sekolah Pemimpin Perubahan PKB Lawan Dinginnya Coban Rondo dengan Zumba

Screenshot_20240711-072122_WhatsApp

 

Batu | Serulingmedia.com- Ratusan peserta Sekolah Pemimpin Perubahan Partai Kebangkitan Bangsa ( SPP PKB ) yang dipusatkan di bumi perkemahan Coban Rondo untuk melawan dinginnya cuaca, melakukan olah raga senam Zumba, Kamis pagi ( 11/7/2024 ).

Ketua DPC PKB Batu Nurochman menyebutkan, senam Zumba mendatangkan Instruktur senam dari kota Batu.

Lebih dari 400 peserta yang terdiri dari anggota legislatif terpilih DPR RI Dapil Jawa Timur, DPRD Provinsi, DPRD Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur, serta Ketua DPW se-Indonesia ikut dalam acara yang berlangsung dari 9 hingga 11 Juli 2024 ini.

” udara di kawasan hutan Coban Rondo, lumayan dingin, agar peserta tetap sehat dan badan hangat maka setiap pagi sebelum sarapan, diawali senam zumba. ” ungkap Nurochman yang dihubungi melalui seluler, Kamis ( 11/7/2024 ).

Disebutkan, hari ini Kamis 11 Juli 2024 merupakan hari terakhir kegiatan Sekolah Pemimpin Perubahan PKB, dialam terbuka ( Out door ) Coban Rondo.

Penandai kegiatan, akan dilakukan Bakti sosial dengan menanan 600 pohon Sawo Kecik yang akan disebarkan ke 3 kecamatan yang ada di kota Batu yakni kecamatan Kota Batu, Junrejo dan kecamatan Bumiaji.

” secara simbolis akan diserahkan pohon Sawo Kecik pada acara upacara penutupan kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa yang ada di Desa Pesanggrahan kecamatan Kota Batu, selanjutnya akan disebarkan ke LPH desa yang ada di kota Batu dari 3 kecamatan ” jelas Nurochman.

Nurochman mengungkapkan penutupan ini tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan, tetapi juga merupakan awal dari komitmen nyata terhadap lingkungan dan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang menonjol dalam acara penutupan ini adalah bakti sosial berupa penanaman pohon sawo kecik.

Penanaman pohon sawo kecik memiliki makna yang mendalam dalam konteks kegiatan ini. Pohon sawo kecik, yang dikenal dengan buahnya yang manis dan berkhasiat, melambangkan kesuburan, ketekunan, dan harapan.

Dalam budaya Jawa, sawo kecik sering dikaitkan dengan sifat-sifat baik seperti kejujuran dan keteguhan hati.

” Oleh karena itu, memilih sawo kecik sebagai pohon yang ditanam dalam kegiatan bakti sosial ini bukanlah kebetulan, melainkan sebuah simbolisasi dari nilai-nilai yang ingin diusung oleh para pemimpin perubahan kader PKB yang dilatih di sekolah ini ” lanjutnya.

Penanaman pohon sawo kecik juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan. Di tengah isu-isu global tentang perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, langkah kecil seperti menanam pohon menjadi tindakan nyata yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang.

Dengan menanam pohon, para peserta Sekolah Pemimpin Perubahan yang merupakan calon anggota legislatif terpilih DPR RI dapil Jawa Timur, DPRD Provinsi, DPRD Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur, serta Ketua DPW se-Indonesi tidak hanya berkontribusi pada penghijauan lingkungan, tetapi juga menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan kecil yang konsisten.

Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga mengandung nilai sosial yang kuat. Bakti sosial yang dilakukan menunjukkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial para pemimpin perubahan terhadap masyarakat sekitar.

” Ini adalah bentuk nyata dari pengabdian dan dedikasi mereka untuk berkontribusi pada kebaikan bersama, Penanaman pohon menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat, serta menginspirasi orang lain untuk turut serta dalam kegiatan positif ” lanjutnya.

Nurochman, sebagai pemimpin dan Ketua DPC PKB Batu dalam acara ini, menunjukkan teladan yang patut dicontoh. Dengan memimpin kegiatan penanaman pohon, ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga harus terjun langsung dalam aksi nyata.

Kepemimpinan yang demikian akan menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk mengikuti jejaknya, menciptakan gelombang perubahan yang lebih luas dan berkelanjutan.( Eno ).