Warga Ngaglik Soroti Lambannya Penanganan Sampah, Usul CCTV Dipasang di Jalan Mustari
Batu | Serulingmedia.com – Warga RW 12 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, mengkritik lambannya penanganan tumpukan sampah di tepi Jalan Mustari.
Mereka menilai persoalan itu terus berulang dan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu bertindak lebih cepat serta memasang kamera pengawas (CCTV) untuk menindak pelaku pembuangan sampah liar.

Ketua RW 12, Yoyok Yuliono, mengatakan lokasi tersebut bukan kali pertama dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal. Menurut dia, keterlambatan pengangkutan membuat sampah menumpuk hingga siang hari dan mengganggu kenyamanan warga.
“Ini bukan kejadian pertama. Sampah sering dibuang di sini dan pengangkutannya juga lambat,” kata Yoyok, Rabu (29/7/2026).
Ia mengusulkan pemasangan CCTV di titik rawan agar pelaku pembuangan sampah dapat diidentifikasi. Menurutnya, pelanggar perlu dikenai sanksi tegas agar menimbulkan efek jera.
Keluhan serupa disampaikan Roji, pedagang bubur yang setiap hari berjualan di Jalan Mustari. Bau menyengat dari tumpukan sampah, kata dia, mengganggu aktivitas usaha dan kenyamanan pelanggan.

“Sangat mengganggu baunya, apalagi saya jualan bubur,” ujar Roji.
Menanggapi laporan warga, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Abd. Latief, memastikan petugas segera diterjunkan untuk mengangkut sampah di lokasi tersebut.
“Terima kasih atas informasinya. Segera kami tindak lanjuti dengan menerjunkan petugas untuk mengambil sampah tersebut,” kata Latief.
Kasus sampah liar di Jalan Mustari kembali memunculkan tuntutan agar pemerintah tidak hanya mempercepat pengangkutan, tetapi juga memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Warga berharap persoalan yang berulang itu dapat diselesaikan secara permanen sehingga tidak terus mencoreng kebersihan Kota Batu sebagai kota wisata. ( Eno).






