TNI Kebut Renovasi Jembatan di Burneh, Gotong Royong Warga Percepat Pembangunan

Pembangunan Jembatan Junok.jpg1

Bangkalan | Serulingmedia.com — Program Karya Bhakti TNI AD terus menggenjot pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Bangkalan. Renovasi jembatan di Kampung Junok, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, memasuki tahap krusial berupa perakitan rangka besi, penggalian pondasi cakar ayam, dan pemasangan tulangan besi, Sabtu (11/7/2026).

Pengerjaan dilakukan personel TNI bersama warga setempat melalui pola gotong royong. Kolaborasi itu dinilai mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi mobilitas warga Kampung Junok. Keberadaannya tidak hanya menopang aktivitas harian masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi hasil usaha warga serta akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan publik.

Babinsa Koramil Burneh, Peltu Faruq, mengatakan Karya Bhakti TNI AD dirancang tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Karya Bhakti TNI AD bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu. Kami berharap jembatan ini nantinya menjadi penghubung yang memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Faruq.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat sejak awal pembangunan menjadi modal penting agar infrastruktur yang dibangun dapat dipelihara secara berkelanjutan setelah pekerjaan selesai.

Program Karya Bhakti TNI AD merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan itu, TNI tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya partisipasi warga dalam pembangunan di daerahnya.

Hingga Sabtu (11/7), pekerjaan renovasi masih difokuskan pada penyelesaian konstruksi pondasi dan rangka jembatan. Tahapan tersebut menjadi fondasi utama sebelum pembangunan memasuki pekerjaan struktur berikutnya. ( Tif/Eno)(