305 Mahasiswa Psikologi UIN Malang Digembleng Sebelum PKL, Siap Jadi Agen Solusi di Tengah Masyarakat

1556783_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membekali 305 mahasiswa angkatan 2023 dengan berbagai kompetensi profesional dan kepekaan sosial menjelang pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

 

Pembekalan berlangsung selama tiga hari, Kamis – Sabtu (11–13 /6 / 2026), di Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

 

Para mahasiswa tersebut dijadwalkan menjalani PKL pada 22 Juni hingga 31 Juli 2026 di berbagai lembaga dan instansi mitra. Mereka akan diterjunkan pada sejumlah bidang psikologi, mulai dari klinis, sosial, industri dan organisasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Fakultas Psikologi untuk memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan profesional serta keterampilan interpersonal sebelum bersentuhan langsung dengan dunia kerja dan masyarakat.

Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Muallifah, M.A., menegaskan bahwa PKL memiliki makna lebih luas dibanding sekadar memenuhi kewajiban akademik.

“PKL tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di lapangan, tetapi juga merupakan bagian dari proses membangun karier mahasiswa. Pengembangan karier tidak perlu menunggu hingga wisuda, melainkan dapat dimulai sejak masa perkuliahan melalui berbagai pengalaman dan kesempatan belajar, termasuk melalui kegiatan PKL,” ujarnya

Menurutnya, pengalaman nyata selama PKL akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami tantangan profesi sekaligus memperluas jejaring dan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.

Menariknya, tahun ini Fakultas Psikologi menerapkan dua skema pelaksanaan PKL, yakni PKL Reguler dan PKL Internasional.

 

Skema internasional dilaksanakan melalui kerja sama dengan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA), yang membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lintas budaya serta penguatan keterampilan konseling dalam konteks internasional.

Pada skema reguler, mahasiswa menerima materi dari dosen internal maupun praktisi eksternal. Materi internal meliputi etika profesi, komunikasi profesional dan integritas, hingga perencanaan asesmen, identifikasi masalah, pelaksanaan intervensi, serta evaluasi.

Sementara itu, praktisi eksternal yang dihadirkan berasal dari berbagai institusi sesuai bidang keilmuan.

 

Di antaranya dari Dinas Sosial Kota Malang untuk bidang sosial, RSUD Srengat Kabupaten Blitar pada bidang klinis dan kesehatan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Human Resource Business Partner (HRBP) untuk bidang industri dan organisasi, serta PPAI Darun Najah Salaf pada bidang pendidikan.

Khusus peserta PKL internasional, pembekalan difokuskan pada penguatan kompetensi konseling lintas negara.

 

Materi yang diberikan mencakup prinsip dan keterampilan mikro konseling, roleplay peer counseling satu lawan satu, dinamika kelompok dan support group, orientasi budaya dan adaptasi lintas negara, hingga resolusi dilema etik dalam praktik internasional.

Ketua PKL Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Hilda Halida, M.Psi., Psikolog, berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata selama berada di lokasi PKL.

“Kami berharap mahasiswa Psikologi tidak hanya sekadar memindahkan teori di dalam kelas ke dalam dunia kerja, tetapi juga mampu mengasah empati dan kepekaan sosial mereka di lembaga yang ditempati PKL.” Ungkap nya.

“Saat terjun ke lapangan, kami berharap mereka dapat menjadi perpanjangan tangan yang hadir untuk mendengarkan, memahami, dan memberikan dampak positif serta solusi nyata bagi dinamika psikologis yang ada di masyarakat,” Lanjutya.

Melalui pembekalan ini, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menargetkan lahirnya calon-calon profesional psikologi yang adaptif, berintegritas, dan memiliki sensitivitas sosial tinggi.

 

Bukan hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan psikologis yang berkembang di tengah masyarakat.( Eno).