Hutan Kota Bondas dan Harapan Baru Ruang Olahraga Warga Batu
Batu | Serulingmedia.com – Kehadiran jogging track baru di Hutan Kota Bondas menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Batu yang mendambakan ruang olahraga publik yang nyaman, aman, dan representatif.
Meski hingga kini area tersebut masih dalam tahap penyempurnaan dan belum sepenuhnya dibuka untuk umum, antusiasme warga pecinta olahraga lari mulai terlihat .
Banyak masyarakat yang sudah mencoba lintasan baru itu untuk sekadar jogging ringan maupun berolahraga bersama keluarga.
Sebelumnya, jalur pedestrian di kawasan Hutan Kota Bondas sering menuai keluhan dari warga.
Permukaan lintasan yang licin dan berlumut dianggap membahayakan pejalan kaki, terutama saat musim huan.
Tidak sedikit warga yang memilih menghindari area tersebut karena khawatir terpeleset. Kondisi itu tentu berbanding terbalik dengan fungsi hutan kota yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau sekaligus tempat rekreasi dan olahraga masyarakat.
Kini wajah kawasan itu berubah cukup signifikan. Lintasan yang sebelumnya kusam telah disulap menjadi jogging track berwarna merah yang lebih rapi dan nyaman digunakan.
Perubahan tersebut memberikan nuansa baru bagi Hutan Kota Bondas. Selain menambah estetika kawasan, keberadaan lintasan lari juga menjadi simbol meningkatnya perhatian terhadap kebutuhan fasilitas olahraga publik di Kota Batu.
Bagi masyarakat, olahraga tidak lagi sekadar aktivitas menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat.
Karena itu, keberadaan jogging track di ruang terbuka hijau seperti Hutan Kota Bondas dinilai sangat tepat. Udara yang sejuk, pepohonan rindang, serta suasana asri menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk berolahraga tanpa harus pergi jauh ke pusat kebugaran modern.
Erika, salah satu warga yang datang bersama temannya, mengungkapkan rasa kegembiraannya ketika melihat kondisi Hutan Kota Bondas yang kini berubah lebih baik.
Menurutnya, keberadaan jogging track membuat masyarakat memiliki tempat olahraga yang aman dan nyaman tanpa harus berlari di jalan raya.
“Enak sekarang tidak perlu lari di jalan raya. Cukup di sini saja,” ungkapnya, Sabtu( 23/5/2026).
Tidak hanya warga yang merasakan dampak positifnya, para pelaku usaha kecil di sekitar kawasan juga menaruh harapan besar terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat di Hutan Kota Bondas.
Pak Udin, penjual bakso yang mangkal di sekitar taman, berharap keramaian pengunjung dapat terus meningkat setiap harinya karena akan berdampak pada bertambahnya pembeli.
Semangat warga Batu untuk memanfaatkan fasilitas ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.
Setiap pagi dan sore, kawasan Hutan Kota Bondas mulai ramai dikunjungi warga yang ingin berjalan santai, jogging, hingga sekadar menikmati suasana alam bersama keluarga.
Hal itu menjadi pertanda bahwa ruang publik yang nyaman memang sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan.
Namun demikian, kehati-hatian pemerintah dalam menyelesaikan proyek pembenahan tetap perlu diapresiasi.
Penundaan pembukaan penuh area jogging track dilakukan demi memastikan kualitas konstruksi benar-benar aman dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Keselamatan pengguna tentu harus menjadi prioritas utama dibanding sekadar mengejar percepatan penggunaan fasilitas.
Ke depan, Hutan Kota Bondas berpotensi menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga masyarakat Kota Batu.
Jika dikelola dengan baik dan dilengkapi fasilitas pendukung lain seperti penerangan, tempat duduk, area kebersihan, hingga ruang komunitas, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang sehat dan produktif bagi warga.
Hutan Kota Bondas kini bukan sekadar ruang hijau biasa. Ia perlahan tumbuh menjadi simbol gaya hidup sehat masyarakat Kota Batu—tempat di mana kesejukan alam berpadu dengan semangat warga untuk terus bergerak dan menjaga kesehatan.( Eno)






