DLH Kota Batu Dorong Mikutopia Kelola Sampah Mandiri, Jadi Percontohan Wisata Ramah Lingkungan

1395854_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu terus mendorong pelaku usaha wisata agar mampu mengelola sampah secara mandiri.

 

Langkah itu diwujudkan melalui kunjungan dan pembinaan langsung ke destinasi wisata Mikutopia di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (7/5/2026).

 

Kunjungan dilakukan Tim Kerja Pengelolaan Persampahan Pelaku Usaha DLH Kota Batu yang terdiri dari Puspita Apriliyanti selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja Keterlibatan Pelaku Usaha dan/atau Kegiatan dalam Pengelolaan Sampah, Eni Maulidiyah, Gatot Susanto, Arif Budiman, serta Rokhim selaku pendamping Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Dusun Junggo.

 

Ketua Tim Kerja Keterlibatan Pelaku Usaha dan/atau Kegiatan dalam Pengelolaan Sampah DLH Kota Batu, Puspita Apriliyanti, menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan memberikan pendampingan teknis terkait pengelolaan sampah di kawasan wisata.

 

“Kami dari tim kerja pengelolaan persampahan pelaku usaha atau kegiatan melakukan kunjungan pembinaan kepada destinasi wisata Mikutopia. Tujuannya untuk melakukan pendampingan dan pembinaan teknis, khususnya terkait pengelolaan sampah yang dihasilkan dari Mikutopia ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

 

Menurutnya, saat ini Mikutopia telah bekerja sama dengan TPS3R Dusun Junggo dalam pengelolaan sampah, meskipun secara administrasi kerja sama tersebut belum diformalkan secara legal.

 

“Kondisi saat ini di Mikutopia untuk pengelolaan sampahnya memang sudah bekerja sama dengan TPS3R walaupun secara legal formal belum terakomodir menjadi sebuah kerja sama yang legal. Tetapi saat ini posisi Mikutopia mengelola sampahnya dengan TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji,” tambahnya.

 

DLH Kota Batu berharap seluruh pelaku usaha, khususnya sektor pariwisata, mulai menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri guna menekan timbulan sampah di Kota Batu.

 

“Harapannya ke depan kami dorong pelaku usaha ini mandiri dalam pengelolaan sampahnya, sehingga sampah yang dihasilkan itu dikelola sendiri. Ini merujuk pada tanggung jawab pelaku usaha terhadap pengelolaan sampah secara mandiri,” tegas Puspita.

 

Ia menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga yang menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan sampah domestik berada pada pihak penghasil sampah.

 

“Diharapkan semua pelaku usaha di Kota Batu bisa mandiri melakukan pengelolaan sampahnya, terutama dalam upaya pengurangan timbulan sampah sehingga dapat tercapai pengelolaan sampah dari semua pelaku usaha di Kota Batu,” tandasnya.

 

Sementara itu, Brian selaku Humas Wisata Mikutopia menyambut positif kunjungan dan pembinaan yang dilakukan DLH Kota Batu.

 

Ia menilai arahan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan tata kelola lingkungan di kawasan wisata.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu terkait pengelolaan sampah. Sangat senang sudah diberi bimbingan dan arahan pengelolaan sampah ke arah pengelolaan sampah mandiri,” ujarnya.

 

Brian menegaskan pihaknya terbuka terhadap seluruh masukan dari DLH dan siap melakukan pembenahan pengelolaan sampah secara bertahap.

 

“Kami dari Mikutopia membuka masukan dan tanggapan dari dinas secara terbuka dan kami merespons secara baik. Akan kami upayakan bersama nantinya pengelolaan sampah secara mandiri dan didampingi oleh DLH, itu yang menjadi poin utama pembahasan hari ini,” katanya.

 

Ia berharap ke depan terjalin kerja sama yang lebih kuat antara pengelola wisata dan DLH Kota Batu dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

 

“Kedepannya semoga bisa terlaksana kerja sama antara kami dengan dinas untuk mengelola sampah menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.( Eno).