Berkah Idulfitri 1447 H, 96 WBP Rutan Pekalongan Dapat Remisi, Harapan Baru Terbuka

REMISI

Pekalongan I Serulingmedia.com  – Berkah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dirasakan oleh 96 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan yang menerima Remisi Khusus (RK), Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi simbol harapan baru sekaligus bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku positif para narapidana.

Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan bahwa seluruh penerima remisi telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk aktif mengikuti program pembinaan kepribadian maupun kemandirian selama menjalani masa pidana.

“Pemberian remisi ini dilakukan secara transparan melalui sistem penilaian yang objektif. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga lebih, disesuaikan dengan masa pidana yang telah dijalani masing-masing warga binaan. Proses penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi berlangsung tertib dengan tetap mengedepankan aspek keamanan.

“Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi juga wujud kepercayaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan. Kami ingin momentum Idulfitri ini menjadi titik awal bagi mereka untuk kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.” tandasnya.

Bagi para warga binaan, remisi bukan hanya pengurangan masa hukuman, tetapi juga menjadi dorongan moral untuk terus berbenah diri sebelum kembali ke tengah masyarakat. Momentum Idulfitri ini sekaligus menjadi pengingat bagi warga binaan lainnya agar tetap semangat mengikuti program pembinaan.

Salah satu perwakilan WBP, Bunga, mengungkapkan rasa syukur atas remisi yang diterimanya. Ia menyebut pengurangan masa hukuman sebagai berkah Idulfitri yang sangat berarti.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pemberian remisi ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan agar bisa segera kembali ke keluarga,” ungkapnya. ( Sgt/Eno)