Wali Kota Batu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Torongrejo

IMG-20251209-WA0073

Batu | Serulingmedia.com – Wali Kota Batu, Nurochman, secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Selasa (9/12/2025).

Momentum ini menandai dimulainya langkah konkret Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat struktur ekonomi desa melalui pengembangan koperasi sebagai instrumen pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Pembangunan gerai KDMP di Desa Torongrejo merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diarahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pemerintah Kota Batu bergerak cepat menerjemahkan arahan tersebut di tingkat lokal dengan menyiapkan infrastruktur ekonomi desa yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa koperasi desa bukan sekadar fasilitas ekonomi, melainkan ruang strategis untuk membangun kemandirian masyarakat dari desa.

Menurutnya, kehadiran gerai KDMP diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu memotong mata rantai distribusi, memperluas akses kebutuhan pokok, serta menstabilkan harga di tingkat desa.

“Hari ini menjadi titik awal untuk terus merespon dan penuh semangat apa yang menjadi program Presiden, yakni Koperasi Desa Merah Putih.

Ini bukan sekadar bangunan, tetapi upaya bersama membangun ekonomi desa yang kuat dan berdaya saing,” ujar Nurochman.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan TNI, khususnya Kodim 0818/Malang–Batu, yang dinilainya memiliki peran penting dalam memastikan proses pembangunan berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai rencana.

“Terima kasih Pak Dandim atas kawalan yang ada di program ini. Kehadiran TNI membuat instrumen Pemerintah Desa semakin solid dan berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan bahwa dari total 24 desa dan kelurahan di Kota Batu, mayoritas telah menetapkan lokasi pembangunan gerai KDMP. Saat ini hanya tersisa tiga desa yang masih dalam tahap finalisasi penentuan lokasi.

Seluruh proses tersebut ditargetkan rampung pada awal 2026 agar operasional gerai KDMP dapat berjalan serempak.

Menurut Nurochman, pemerataan gerai KDMP di seluruh desa menjadi strategi jangka panjang dalam membangun keseimbangan ekonomi antarwilayah serta memperkuat fondasi ekonomi Kota Batu secara berkelanjutan.

“Nantinya ini akan menjadi kawasan ekonomi baru. Kalau semua desa punya gerai seperti ini, maka kami yakin ekonomi masyarakat akan berkembang dan bertumbuh sesuai dengan komitmen Presiden yang arahnya sudah jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0818/Malang–Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan gerai KDMP sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat desa.

Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar pembangunan sesuai dengan standar teknis dan prototipe yang telah ditetapkan.

“Kami pastikan pembangunan nanti dikawal oleh konsultan. Namun yang terpenting, perangkat desa dan masyarakat harus terlibat aktif mengawasi bersama, agar hasilnya benar-benar optimal dan bermanfaat jangka panjang,” ujar Bayu Nugroho.

Pembangunan Gerai KDMP di Desa Torongrejo diharapkan menjadi model awal penguatan ekonomi desa di Kota Batu, sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan dari akar rumput.( Eno).