TNI AU Panen Raya Tebu di Lanud Abd Saleh, Kolaborasi Besar Menuju Kedaulatan Pangan dan Energi
Malang | Serulingmedia.com — Sebuah momentum penuh harapan lahir dari hamparan hijau Lanud Abdurachman Saleh, Selasa (2/12/2025).
Sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah pusat, legislatif, akademisi, industri, TNI AU, dan petani bergandengan dalam kegiatan Panen Raya Tebu sebagai wujud nyata sinergi multihelix bertema “TNI AU Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi: Implementasi Geospasial dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Menuju Energi dan Lingkungan Hijau.”

Acara ini bukan sekadar panen, melainkan perayaan atas ikhtiar bersama menghadirkan Indonesia yang semakin mandiri dalam pangan dan energi.
Dalam sambutannya, Danlanud Abdurachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS menegaskan bahwa TNI AU hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan udara, tetapi juga agen perubahan di sektor ketahanan pangan.
Melalui pemanfaatan teknologi geospasial, penguatan kompi produksi, serta inovasi hilirisasi tebu menjadi biofuel, Lanud Abd Saleh menunjukkan bahwa pertanian presisi mampu berjalan seiring dengan tugas pertahanan negara.

“Sinergi pemerintah, industri, akademisi, komunitas, petani, dan TNI AU adalah kunci keberhasilan mewujudkan masa depan bangsa yang mandiri,” tegas Danlanud.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Aster Kasau Marsda TNI Dr. Palito Sitorus dan Anggota Komisi VI DPR RI Dr. Rieke Diah Pitaloka.
Mereka menegaskan bahwa penguatan ekosistem tebu nasional, integrasi kebijakan pangan-energi, serta percepatan modernisasi lahan adalah fondasi strategis menuju swasembada gula dan energi berbasis bioetanol.
Perwakilan Bappenas, PT Sinergi Gula Nusantara, Pertamina NRE, serta berbagai kementerian menambahkan bahwa target tersebut dapat dicapai melalui riset berkelanjutan, pendampingan petani, dan kolaborasi lintas institusi.
Rangkaian acara meliputi pemutaran video Pusgeosau, penyerahan bibit dan pupuk, panen tebu, hingga peninjauan green house sebagai ruang dialog teknis pengembangan integrated farming untuk satuan TNI AU lainnya.
Panen Raya ini menjadi simbol optimisme bahwa kedaulatan pangan dan energi bukan hanya wacana, tetapi gerak nyata yang tumbuh dari tanah, digaungkan melalui kolaborasi, dan dipanen untuk kesejahteraan rakyat.
Keteladanan Lanud Abdurachman Saleh diharapkan menjadi model pertanian terpadu dan hilirisasi tebu yang dapat direplikasi di satuan dan daerah berpotensi lainnya, meneguhkan keyakinan bahwa Indonesia mampu berdiri kokoh, hijau, mandiri, dan berdaulat.( Eno).






