Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Pelayanan Luwes dan Berhati untuk Masyarakat Sulsel

IMG-20251114-WA0090

Makassar | Serulingmedia.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan pengarahan penting kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam kunjungan kerjanya, Kamis (13/11/2025).

Dalam arahannya, ia menegaskan perlunya keseimbangan antara ketegasan dalam prinsip dan keluwesan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus tegas dalam prinsip, tapi luwes dalam pelayanan. Prinsipnya semua bisa dilayani, tapi jalannya jangan kaku hanya karena SOP. Cari jalan, asal tetap dalam koridor aturan,” tegas Nusron di hadapan seluruh pegawai Kanwil BPN Sulsel.

Pelayanan Harus dengan Hati, Bukan Hanya Administrasi

Menteri Nusron menekankan bahwa pelayanan pertanahan tidak boleh berhenti pada pendekatan administratif semata, tetapi harus dilakukan dengan hati dan empati. Ia meminta jajaran BPN untuk membimbing masyarakat yang belum memahami proses pertanahan tanpa menghakimi.

“Layani masyarakat dengan hati. Jangan langsung menolak atau mempersulit. Kalau ada kekurangan, bimbing, jelaskan. Rakyat itu macam-macam, ada yang paham, ada yang tidak. Karena itu, kita harus layani dari hati ke hati,” ujarnya.

Dorong Kreativitas, Inovasi, dan Manajemen Risiko

Selain pelayanan berempati, Menteri Nusron mendorong seluruh jajaran agar terus kreatif dan inovatif dalam bekerja. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap keputusan harus mempertimbangkan manajemen risiko secara matang.

“Kita tidak boleh mengambil keputusan tanpa tahu risikonya. Hitung dulu apakah ada risiko hukum, apakah aman dari pemeriksaan. Kalau tidak aman, jangan dipaksakan,” jelasnya.

Integritas dan Profesionalisme Jadi Pondasi Pelayanan

Mengakhiri arahannya, Nusron menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan empati dalam menjalankan tugas. Ia meminta jajaran BPN untuk tidak menghindari persoalan, tetapi menghadapi dan menyelesaikannya dengan tenang.

“Tegas dalam prinsip, luwes dalam melayani. Kalau tidak bisa menyelesaikan persoalan dengan cepat, jangan menghindar. Hadapi dan cari solusi bersama. Itu baru namanya melayani dengan hati,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Biro Humas dan Protokol Shamy Ardian serta Kepala Biro Sumber Daya Manusia Budi Santosa. Kegiatan pengarahan ini diikuti oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulsel, Dony Erwan, beserta Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kanwil BPN Sulsel.( Sar).