Andi Faisal: Motor Penggerak Prestasi Desa Junrejo di Peringatan 24 Tahun Kota Batu
Batu I Serulingmedia.com – Pada momentum peringatan ke-24 Kota Batu, Desa Junrejo tampil gemilang sebagai simbol kemajuan desa yang progresif dan inovatif. Di bawah komando Kepala Desa Andi Faisal, Junrejo tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mengukir sejarah dengan memborong tiga penghargaan bergengsi sekaligus. Momen penyerahan penghargaan tersebut dilakukan dalam puncak peringatan 17 Oktober 2025, disaksikan oleh ribuan warga dan undangan yang memadati lokasi acara, menghadirkan suasana penuh kebanggaan dan haru.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan kepemimpinan transformatif yang dihadirkan Andi Faisal. Desa Junrejo meraih Juara Pertama Lomba Desa dan Kelurahan se-Kota Batu, sebuah pencapaian yang menunjukkan kesolidan tata kelola desa, partisipasi masyarakat, dan kualitas pelayanan publik yang semakin prima.
Namun, sorotan utama berada pada sosok Andi Faisal yang dinobatkan sebagai Kepala Desa Terinovatif dalam kategori Pemberdayaan Desa dan Kelurahan. Inovasi unggulannya, “APBDes untuk Warga Miskin,” menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan anggaran desa tidak hanya administratif, tetapi juga dapat dikemas sebagai instrumen keadilan sosial. Melalui kebijakan ini, Andi Faisal memastikan bahwa alokasi dana desa tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat rentan, sehingga berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Tak berhenti di situ, BUMDes Junrejo Makmur Sejahtera – MojoSAE berhasil meraih Juara Tiga Terbaik, menjadi bukti keberhasilan Andi Faisal dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat berhasil menjadikan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang adaptif terhadap peluang pasar.

Dalam momen penerimaan penghargaan, dengan suara yang bergetar namun penuh keyakinan di hadapan ribuan pasang mata, Andi Faisal menyampaikan perasaannya yang menyentuh hati:
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi. Ini milik seluruh warga Junrejo—para petani, pedagang kecil, ibu rumah tangga, hingga pemuda desa yang percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari desa sendiri. APBDes yang kami kelola bukan sekadar angka, tapi amanah rakyat yang harus kembali ke rakyat, terutama mereka yang sedang berjuang dari garis bawah.” ungkapnya.
Ia melanjutkan dengan menegaskan tekadnya:
“Kami akan terus memastikan tidak ada satu pun warga miskin yang berjalan sendirian. Desa maju bukan dilihat dari megahnya bangunan, tapi dari seberapa banyak warga kecil yang bisa tersenyum lebih tenang.”
Kepala Desa Andi Faisal menghadirkan gaya kepemimpinan visioner, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan. Ia tak sekadar memimpin, tetapi membangun kesadaran kolektif bahwa kemajuan desa adalah hasil dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam setiap program, ia menekankan prinsip keterbukaan, keberpihakan pada warga kecil, serta akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya desa.
Keberhasilan Desa Junrejo dalam meraih tiga penghargaan sekaligus ini bukan hanya prestasi seremonial, tetapi refleksi dari kerja nyata, inovasi kebijakan, dan keberanian menghadirkan solusi relevan bagi kebutuhan warga. Di tengah geliat pembangunan Kota Batu, Andi Faisal telah membuktikan bahwa desa bukan sekadar bagian administratif, tetapi pusat energi perubahan sosial dan ekonomi.
Dengan torehan prestasi ini, Andi Faisal tidak hanya mengangkat martabat Desa Junrejo, tetapi juga menginspirasi desa-desa lain untuk berani berinovasi, bergerak, dan memberi bukti nyata dalam membangun peradaban desa yang lebih maju. Peringatan HUT ke-24 Kota Batu pun menjadi saksi lahirnya sosok pemimpin desa yang membawa harapan baru: desa bisa berjaya ketika dipimpin dengan visi, dedikasi, dan hati.( Eno )






