Joko Mulyono, Putra Batu Pamit ke Wali Kota Siap Kibarkan Merah Putih di ASEAN Para Games

Screenshot_2025-10-01-18-17-37-687_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com – Senyum sumringah Joko Mulyono terpancar saat dirinya didampingi jajaran pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Batu, Rabu (1/10/2025), diterima langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, di ruang kerjanya.

Hari itu bukan sekadar silaturahmi, tetapi sebuah momen penting: pamit sekaligus meminta doa restu sebelum bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) menuju ASEAN Para Games 2026 di Thailand.

Joko bukanlah nama baru di dunia olahraga disabilitas. Atlet para-atletik kebanggaan Kota Batu ini sudah menorehkan tinta emas dengan meraih 3 medali emas dan 1 perak pada ajang tingkat nasional.

Kegigihannya akhirnya mengantarkan dirinya masuk dalam daftar atlet yang dipanggil NPCI Jawa Timur untuk menjalani pelatnas di Karanganyar, Solo, selama Oktober hingga Desember 2025.

“Alhamdulillah, NPCI Jawa Timur sudah memanggil Joko Muliyono untuk mengikuti agenda pelatnas menuju ASEAN Para Games di Thailand,” ungkap Nenik Arizza, Ketua NPCI Kota Batu.

Dengan mata berbinar, ia menambahkan bahwa Joko adalah satu-satunya wakil dari Kota Batu yang akan berlaga di pesta olahraga atlet disabilitas terbesar di Asia Tenggara.

Di hadapan Wali Kota, Nenik dan jajaran NPCI menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami mohon doa restu agar Joko mampu meraih hasil terbaik, tidak hanya untuk Kota Batu, tetapi juga untuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Cak Nur, sapaan akrab Walikota Nurochman, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyalami Joko dengan hangat, sembari memberi wejangan.

“Saya bangga, ada putra Batu yang mampu mewakili Indonesia di panggung ASEAN Para Games. Ikuti pelatnas dengan serius, tetap semangat, dan jangan pernah takut menghadapi lawan. Raih prestasi dengan enjoy, tanpa beban,” pesannya.

Tak berhenti di kata-kata, Cak Nur juga menyerahkan doa dan uang pembinaan sebagai bentuk dukungan nyata.

Hadir pula M. Chori, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, yang menegaskan dukungan penuh Pemkot Batu dalam hal pembiayaan dan kebutuhan Joko selama tiga bulan menjalani pelatnas.

Momentum pelepasan itu seolah menjadi penegasan bahwa perjalanan Joko bukan lagi miliknya seorang, melainkan milik Kota Batu, Jawa Timur, bahkan Indonesia.

Dari lapangan latihan sederhana di Batu, langkahnya kini menembus batas hingga panggung Asia Tenggara.

ASEAN Para Games 2025 akan digelar di Thailand pada 20–26 Januari 2026. Indonesia datang dengan status juara bertahan, dan Joko Mulyono siap menjadi bagian dari cerita kejayaan itu.

Dengan doa restu dari tanah kelahiran, ia berangkat membawa harapan: mengibarkan Merah Putih di negeri orang. ( Eno).