Wamen ATR Tekankan Integritas, Profesionalisme, dan Empati kepada Taruna Baru STPN

IMG-20250913-WA0003

Jakarta | Serulingmedia.com – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang telah berdiri sejak tahun 1963 kembali meneguhkan perannya sebagai Kawah Candradimuka pencetak tenaga ahli di bidang pertanahan dan tata ruang.

Hal ini ditegaskan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, saat menutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Taruna Baru (PKKTB) Prodi Diploma IV Pertanahan Tahun 2025, Kamis (11/09/2025).

Dalam pembekalan yang disampaikan secara daring, Wamen Ossy menekankan bahwa STPN bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan panggilan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Pekerjaan di bidang pertanahan bukan hanya membagikan sertipikat. Lebih dari itu, dibutuhkan integritas dan karakter kuat dalam melayani masyarakat. Taruna STPN harus memahami filosofi, nilai keadilan, dan tanggung jawab moral dalam mengelola sumber daya agraria,” tegasnya.

Wamen Ossy menitipkan tiga nilai utama sebagai pedoman taruna STPN. Pertama, integritas sebagai modal utama.

“Tanpa integritas, ilmu setinggi apa pun bisa disalahgunakan,” ujarnya. Kedua, profesionalisme, yakni penguasaan teknis, hukum pertanahan, dan tata ruang yang disertai sikap profesional agar mampu membangun kepercayaan publik.

Nilai ketiga, menurutnya, adalah empati. “Integritas dan profesionalisme saja tidak cukup. Empati akan membuat keputusan kita lebih bijak dan berpihak pada kebaikan,” tutup Wamen ATR.

Melalui pesan ini, para taruna STPN diharapkan tumbuh menjadi generasi berintegritas yang mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola agraria dan pertanahan Indonesia.( Sar).