Inol Ertadiyansah SH.MM Serahkan Berkas Pendaftaran Calon Walikota Batu Pertama Kal

Screenshot_20240506-174331_Gallery

 

Batu | serulingmedia.com – Inol Ertadiyansah SH.MM, seorang ASN di Pemkot Batu, menjadi pendaftar pertama yang menyerahkan berkas pendaftarannya untuk menjadi calon walikota Batu kepada Panitia Sembilan DPC PDIP Batu pada hari Senin (6/5/2024).

Ketua Panitia Sembilan DPC PDIP Batu, Simon Purwo Ali, menyatakan meskipun nomor formulir yang diambil oleh Inol adalah nomor enam setelah Didik Gatot Subroto, namun Inol merupakan pendaftar pertama yang mengembalikan berkas pendaftarannya.

“Inol Ertadiyansah SH.MM adalah peserta pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran dengan berbagai persyaratan, termasuk pernyataan mengundurkan diri dari ASN jika mendapat rekomendasi dari DPP,” ungkap Simon Purwo Ali.

Simon Purwo Ali menjelaskan tanggal 6 Mei 2024, pukul 15.30 WIB merupakan penutupan pendaftaran untuk calon walikota dan wakil walikota Batu 2024, dengan jumlah pendaftar sembilan orang.

“Mereka antara lain Suwito Pengacara, Asaf ketua PAC Junrejo, Punjul Santoso ketua DPC PDIP Batu, Bambang mantan Hakim, Didik Gatot Subroto Wakil Bupati Malang, Arif Wicaksono dari Pemuda Demokrat Kota Malang, Inol Ertadiyansah ASN Pemkot Kota Batu, Krisdayanti Batu, dan Dicky Sulaiman Malang,” jelas Simon.

Panitia Sembilan sekarang menunggu pengembalian berkas dari peserta yang telah mengambil formulir, dengan batas akhir pengembalian pada tanggal 25 Mei 2024.

“Berkas harus dikembalikan kepada tim 9 pada tanggal 25 Mei 2024 lengkap dengan dokumen seperti foto copy ijazah terakhir minimal SMA yang dilegalisir, surat keterangan bebas narkoba, SKCK, NPWP, KTP dan KK, serta copy KTA atau pernyataan siap menjadi anggota PDIP jika mendapat rekomendasi, dan pernyataan siap mundur dari ASN bila mendapat rekomendasi, serta dilengkapi dengan foto diri 4×6 sebanyak 4 lembar (warna dan hitam putih),” lanjutnya.

“Proses pengembalian berkas tidak boleh diwakilkan, calon harus datang sendiri, sebagai bentuk komitmen kepada PDIP,” pungkas Simon Purwo Ali.( Eno ).