Perempuan Jadi Pilar Ketahanan Pangan, IAD Dorong Peran Strategis dalam Keluarga dan Masyarakat
Batu | Serulingmedia.com – Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Batu, Ny. Dian Andy Sasangko, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pilar utama dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan, baik di lingkup keluarga maupun masyarakat.

Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan rutin Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batu yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, Jumat (1/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dian menyampaikan bahwa perempuan memiliki kapasitas besar dalam menjaga keberlangsungan pangan dari skala rumah tangga.
Peran ini dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas produktif, seperti mengatur pola konsumsi sehat, memanfaatkan bahan pangan lokal, serta mengembangkan kebun dan peternakan di pekarangan rumah.
“Semua ini menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya penopang, tetapi juga penggerak utama ketahanan pangan,” tegasnya.
Menurutnya, di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, krisis ekonomi, dan keterbatasan sumber daya, perempuan justru tampil sebagai sosok tangguh yang tidak hanya mendidik dan merawat keluarga, tetapi juga menciptakan solusi nyata demi keberlanjutan hidup.
Ia pun mengapresiasi semangat kolaborasi antarorganisasi perempuan di Kota Batu yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam bidang pemberdayaan dan ketahanan pangan.
“Saya berharap semangat pemberdayaan perempuan ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui edukasi pangan sehat, pelatihan pertanian rumah tangga, hingga penguatan UMKM berbasis pangan lokal,” tandasnya.

Sebagai Ketua IAD, Ny. Dian Andy Sasangko menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perempuan, seperti yang telah ditunjukkan dalam kegiatan bersama GOW. Ia merasa bangga menjadi bagian dari perempuan Indonesia yang menjadi motor perubahan yang tangguh, berdaya, dan menjadi pilar ketahanan bangsa mulai dari keluarga.

Sementara itu, Ketua GOW Kota Batu, Ny. Qurotu Aini Zadim, menyampaikan bahwa pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi antaranggota dan menyusun agenda bersama dalam mendukung program-program strategis, termasuk pencegahan stunting.
“Melalui ibu-ibu, sosialisasi terkait langkah mengatasi stunting dan edukasi kesehatan remaja dapat disampaikan secara efektif kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Batu sekaligus Penasehat GOW, Siti Faujiyah Nurochman, turut mengajak seluruh peserta untuk aktif mendukung gerakan pemilahan sampah dari rumah sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Mari kita mulai dari rumah masing-masing untuk memilah sampah, terutama sampah dapur, agar jumlah sampah yang dibuang ke TPS bisa berkurang,” ajaknya.

Kegiatan rutin GOW ini juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM dari anggota GOW yang digelar di selasar Aula Kejari Batu lantai 3, sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi perempuan dan pelestarian produk lokal.( Eno).






