1013437_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Kota Batu gandeng universitas Jepang, Wali Kota Nurochman dorong inovasi pertanian berbasis pasar melalui kolaborasi internasional dengan Shimonoseki City University.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian Kota Batu agar lebih adaptif, terintegrasi, dan memiliki daya saing global, dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (11/2/2026).

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama luar negeri harus berorientasi pada langkah konkret dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta perekonomian daerah.

Pemerintah Kota Batu, kata dia, menyambut baik tawaran kolaborasi tersebut dengan harapan adanya kejelasan kebutuhan lahan, sumber daya manusia, hingga skema pendanaan dan peluang investasi.

“Kami terbuka terhadap kerja sama internasional. Namun pelaksanaannya harus jelas, terukur, dan dilakukan bersama agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan petani serta kemajuan sektor pertanian Kota Batu,” ujar Nurochman.

Dalam pemaparannya, delegasi Shimonoseki City University menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan pertanian Kota Batu melalui tiga program utama, yakni penyusunan Kajian Visi Pertanian 2050, penguatan kelembagaan pertanian, serta pengembangan budidaya salmon dan stroberi premium Jepang.

Program tersebut dirancang dengan pendekatan industrialisasi agroindustri berbasis pasar (marketing-driven), di mana target produksi disesuaikan dengan data kunjungan wisatawan.

Konsep ini diharapkan mampu menyinergikan sektor pertanian dan pariwisata sebagai kekuatan ekonomi Kota Batu.

Dari sisi finansial, kerja sama ini menargetkan nilai pasar hingga Rp300 miliar pada 2050, dengan kebutuhan investasi awal sekitar Rp13 miliar dalam tiga tahun pertama.

Implementasi program akan dijalankan melalui lima pilar COOSAE, meliputi penjualan dan pembelian bersama, dukungan produksi berbasis data dan QR Code “Batu Quality”, pengolahan bernilai tambah, serta kemitraan keuangan dan asuransi bagi petani.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batu, delegasi Shimonoseki City University yang dipimpin Prof. Izuka, perwakilan SE Assist Co. Ltd Ryuga Nakanishi, serta akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan pertanian Kota Batu yang modern, berorientasi pasar, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing daerah di tingkat global. (Eno)