Warek I UIN Maliki: Dosen Bersertifikat Harus Lebih Aktif Menulis dan Menghasilkan Karya Ilmiah
Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme tenaga pendidik.
Sebanyak 111 dosen resmi menerima Sertifikat Pendidik Tahun 2025 dalam kegiatan yang digelar pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Basri, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa sertifikat pendidik tidak boleh dipahami hanya sebagai formalitas administratif ataupun simbol material semata.
Menurut Basri, dosen yang telah tersertifikasi harus mampu menunjukkan peningkatan kualitas akademik, pedagogik, serta produktivitas ilmiah melalui karya-karya penelitian dan tulisan akademik.
“Sertifikat ini jangan dijadikan simbol material. Tetapi harus bersinggungan dengan kualitas kinerja, kualitas pedagogik dosen, dan juga dosen diharapkan mampu menulis dari bacaan-bacaannya yang kaya untuk diwujudkan dalam karya tulis,” tegasnya.
Ia menilai, budaya menulis dan menghasilkan karya ilmiah menjadi salah satu indikator penting dalam membangun reputasi akademik perguruan tinggi.
Karena itu, dosen bersertifikat diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan UIN Maliki Malang.

Basri juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dosen yang berhasil lulus sertifikasi tahun ini. Ia berharap sertifikasi tersebut membawa manfaat besar bagi pengembangan institusi maupun keberkahan bagi para penerima.
“Selamat dan sukses kepada dosen yang hari ini menerima sertifikat. Mudah-mudahan sertifikasinya segera turun dan memberikan manfaat bagi lembaga serta keberkahan bagi semuanya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Sri Harini, menjelaskan bahwa terdapat 124 dosen yang mengikuti proses sertifikasi dosen tahun 2025. Namun, hanya 111 dosen yang berhasil dinyatakan lulus, baik dari unsur PNS maupun PPPK.
“Ada sekitar 124 peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini, namun hanya 111 dosen yang dinyatakan lulus, baik dari unsur PNS maupun PPPK. Semoga capaian ini memberikan dampak positif bagi pengembangan pribadi dosen dan kemajuan institusi ke depan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolik kepada perwakilan masing-masing fakultas. Penyerahan dilakukan oleh Warek I bersama Ketua LPM dan Muhtar Hazawawi.
Suasana penuh kebersamaan terlihat saat seluruh peserta dan pimpinan universitas melakukan sesi foto bersama sebagai penutup acara.
Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik, profesionalisme dosen, serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.( Eno).






