Wali Kota Batu Mutasi 98 Pejabat! Sejumlah Kepala OPD Bergeser, Bangun Yulianto Jadi Staf Ahli

PELANTIKAN PEMKOT.jpe5_11zon

Batu I Serulingmedia.com – Wali Kota Batu Nurochman melakukan penataan besar-besaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Sebanyak 98 pejabat dimutasi dan menempati posisi baru melalui pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta kepala puskesmas di Graha Pancasila, Senin (2/11/2026) malam.

Mutasi tersebut menyentuh sejumlah jabatan strategis, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli, sekretaris dinas, kepala bagian hingga camat. Sejumlah pejabat bergeser lintas perangkat daerah, sementara beberapa pejabat administrator mendapatkan kepercayaan menduduki jabatan baru.

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, mutasi jabatan di lingkungan pemerintah daerah merupakan sesuatu yang wajar. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan warna baru sekaligus penyegaran dalam pola pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Nurochman, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Melalui penataan jabatan, diharapkan muncul semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Bangun Yulianto Jadi Staf Ahli

Salah satu pergeseran jabatan strategis adalah Bangun Yulianto. Sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), kini dipercaya menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Sementara itu, Sopa Ike Paci yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dipercaya memimpin Bapelitbangda.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah OPD lainnya. Kaero Latif Setiawan, sebelumnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kini dipercaya menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

Yusni Astuti yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan kini menjadi Kepala Dinas Kesehatan. Lilik Fariha, sebelumnya Kepala Dinas Sosial, bergeser menjadi Kepala Dinas Pendidikan.

Di jajaran pejabat administrator, Andhang Budhy Harsa yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kini menjadi Sekretaris Bakesbangpol.

Arief Rachman Ardyasana atau dikenal dengan Arief Kacung, sebelumnya Sekretaris Bakesbangpol, kini dipercaya menjadi Kepala Bagian Pemerintahan.

Pergeseran lainnya terjadi pada Dian Asmarani. Sebelumnya menjabat Kepala Bidang Data, Formasi dan Jabatan, kini menempati posisi Kepala Bagian Umum.

Parman yang sebelumnya Camat Junrejo dipercaya menjadi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan. Posisi Camat Junrejo selanjutnya ditempati Sasongko Fitra Adhitama, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Sementara Tutri Laksono Adi, sebelumnya Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian, kini dipercaya menjadi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Demikian pula Gadis Dewi Primandhasari Kepala UPT Pasar Induk Among Tani digeser menjadi Kepala Seksi Tata Kelola Angkutan Jalan pada Dinas Perhubungan.

Sejumlah Kepala OPD Bergeser

Selain nama-nama tersebut, sejumlah pejabat juga mengalami pergeseran jabatan di lingkungan Pemkot Batu, di antaranya:

  1. Achmad Dahlan, dari Kesbangpol menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
  2. Aries Setiawan, dari Kepala Diskominfo menjadi Kepala Dinas Sosial.
  3. Arief As Siddiq, dari Disperkim menjadi Kepala Bakesbangpol.
  4. Aditya Prasaja, dari Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
  5. Dian Fachroni, dari Dinas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Dinas Perumahan.
  6. Dyah Lies Tina, dari Dinas Perizinan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
  7. Hendri, dari Dinas Pertanian menjadi Sekretaris DPRD Kota Batu.
  8. M. Adhim, dari Bapenda menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan.
  9. Arie Chrisdianto, dari Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menjadi Kepala BKAD.
  10. Arief Purwanto, dari Kepala Bagian Pemerintahan menjadi pejabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan.
  11. Chairil, dari Sekretaris Bapenda menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  12. Dian Saraswati, dari Kepala Bagian Umum menjadi Kepala Diskominfo.
  13. Faris Pasarela, dari Sekretaris Satpol PP menjadi Kepala Satpol PP.

Mutasi Dituntut Berbuah Kinerja

Penataan jabatan yang melibatkan 98 pejabat tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Pemkot Batu. Pergeseran ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarlembaga sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintahan.

Sejumlah OPD yang mengalami pergantian pimpinan memiliki tanggung jawab langsung terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, sosial, transportasi, perizinan hingga pengelolaan pendapatan daerah.

Karena itu, para pejabat yang mendapatkan amanah baru dituntut segera beradaptasi, memahami persoalan di lingkungan kerja masing-masing, serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai target.

Masyarakat tentu menunggu pembuktian dari penyegaran birokrasi tersebut. Sebab, keberhasilan mutasi bukan semata-mata diukur dari banyaknya pejabat yang berpindah posisi, melainkan dari perubahan nyata dalam kualitas pelayanan publik.

Pada akhirnya, 98 pejabat yang dilantik diharapkan mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Batu. ( Eno)