UIN Malang Sapu Bersih Juara MHQ 30 Juz Putra-Putri

MTQ

Pekalongan | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kualitas mahasiswanya dalam ajang Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) kategori 30 Juz Putra dan Putri. UIN Malang menyapu bersih dua gelar juara pertama melalui M. Farhan Athallah dan Husna Najwa Al-Malik.

Babak semifinal hingga penentuan pemenang MHQ kategori 30 Juz Putra dan Putri berlangsung selama dua hari, 10–11 September 2026, di Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 6, Ruang Mini Teater.

Pada kategori 30 Juz Putra, M. Farhan Athallah dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang keluar sebagai juara pertama dengan perolehan skor 99. Juara kedua diraih M. Khasbi dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan skor 98,5, sedangkan juara ketiga diraih M. Danial Hailal dari UIN Sunan Gunung Djati dengan skor 93.

Prestasi serupa kembali ditorehkan UIN Malang pada kategori 30 Juz Putri. Husna Najwa Al-Malik berhasil merebut juara pertama dengan skor 98,5.

Juara kedua diraih Hayyelana Fadela dari UIN Sunan Kalijaga dengan skor 97,5. Sementara posisi ketiga ditempati Arifah Nur Ainiyah dari UIN Sunan Ampel Surabaya dengan skor 92,5.

Dua juara pertama tersebut menjadi bukti kekuatan kontingen UIN Malang dalam cabang MHQ 30 Juz, sekaligus mempertegas konsistensi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan hafalan Al-Qur’an di tengah persaingan peserta dari 18 PTKIN.

Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Romi Faslah, S.Pd.I., M.Si., menegaskan bahwa setiap medali yang diraih kontingen merupakan buah dari kerja keras mahasiswa dalam membawa nama baik almamater.

“Setiap medali memiliki arti penting bagi kontingen. Ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan semangat mahasiswa dalam memberikan yang terbaik untuk UIN Malang,” ujar Romi.

Menurut Romi, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa dan almamater, tetapi juga menunjukkan proses pembinaan mahasiswa yang terus dilakukan UIN Malang.

Sementara itu, M. Farhan Athallah mengaku bersyukur sekaligus bangga dapat meraih juara pertama setelah berkompetisi dengan peserta terbaik dari 18 PTKIN.

“Alhamdulillah, saya merasa senang sekali dan sebenarnya tidak menyangka bisa mendapatkan juara pertama. Tentunya saya sangat bersyukur atas hasil ini,” ungkap Farhan.

Farhan mengatakan keberhasilannya tidak terlepas dari persiapan, bimbingan guru, doa, serta dukungan orang tua.

“Selain terus berusaha mempersiapkan diri, saya juga meminta bimbingan kepada guru, memperbanyak doa, serta memohon ridha dan doa dari orang tua. Bagi saya, semua itu menjadi bagian penting dalam proses hingga akhirnya bisa meraih hasil ini,” ujarnya.

Seluruh skor yang diperoleh peserta merupakan hasil penilaian akhir dewan juri berdasarkan kemampuan dan kualitas peserta selama mengikuti perlombaan.

Rangkaian perlombaan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah dan penghargaan kepada para pemenang, dilanjutkan sesi foto bersama. Senyum bahagia dan rasa syukur terlihat dari wajah para pemenang setelah berhasil mencapai prestasi yang mereka perjuangkan.

Capaian UIN Malang dalam MHQ 30 Juz Putra dan Putri diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mendalami Al-Qur’an, tidak hanya melalui hafalan, tetapi juga dengan memahami dan mengamalkan kandungan maknanya dalam kehidupan. ( Eno)