SMA Al Hikmah IIBS Batu Jadi IB World School, Santri Disiapkan Bersaing di Kampus Dunia

2221186_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Santri SMA Al Hikmah International Islamic Boarding School (IIBS) Batu berpeluang mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, dan kreativitas melalui kurikulum internasional International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP).

Resmi menyandang status IB World School sejak 14 Mei 2026, sekolah ini memadukan pendidikan berstandar global dengan nilai-nilai Islam untuk membekali siswa menghadapi persaingan pendidikan tinggi dan tantangan masa depan.

SMA Al Hikmah IIBS Batu menjadi sekolah Islamic International Boarding School pertama di Indonesia yang terotorisasi menerapkan IBDP.

Status tersebut membuka ruang bagi santri untuk belajar melalui pendekatan berbasis proyek, mendalami persoalan nyata, melakukan penelitian mandiri, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Dalam prosesnya, siswa dilatih berpikir kritis, berkolaborasi, melahirkan gagasan baru, dan berkomunikasi secara efektif.

Mereka juga didorong mengevaluasi proses belajar, bertanggung jawab atas perkembangan diri, serta menghadapi tantangan dengan rasa ingin tahu dan kepercayaan diri.

Keterampilan tersebut diharapkan memperkuat kesiapan santri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan, baik di dalam maupun luar negeri.

Meski demikian, penerimaan mahasiswa tetap bergantung pada prestasi dan persyaratan masing-masing perguruan tinggi.

Kepala SMA Al Hikmah IIBS Batu, Ustaz Ahmad Fais, S.Si., M.Pd., mengatakan, status internasional tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membentuk generasi yang berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

“Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam,” ujar Ahmad Fais, Jumat (23/10/2026).

Integrasikan Kurikulum Global dan Pendidikan Islam

IBDP di SMA Al Hikmah IIBS Batu dipadukan dengan Kurikulum Merdeka, kurikulum khas Al Hikmah, dan pendidikan keislaman di lingkungan pesantren.

Santri mendapatkan pembelajaran Al-Qur’an secara intensif dengan alokasi minimal 15 jam pelajaran per pekan, serta kelas coding untuk mengenalkan keterampilan teknologi.

Sekolah juga menerapkan dengan satu asrama hanya diisi 4 siswa dengan 2 kamar mandi dalam.

Perpaduan tersebut diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan kepedulian sosial.

Keberhasilannya akan terlihat dari perkembangan kompetensi santri, kualitas karya yang dihasilkan, capaian pendidikan lanjutan, serta kontribusi mereka kepada masyarakat.

Dengan status IB World School, SMA Al Hikmah IIBS Batu berupaya menyiapkan santri agar mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk menciptakan perubahan bermakna, sekaligus menjaga identitas keislaman di tengah persaingan global. ( Eno)