Revolusi Publikasi UIN Malang Dimulai: Kepala Biro AAKK Tancap Gas Benahi Humas Kampus

Screenshot_2026-04-10-06-57-02-439_com.android.chrome-edit

Malang | Serulingmedia.com — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi memasuki babak baru pengelolaan informasi publik.

 

Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) UIN Malang, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., langsung tancap gas melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem publikasi kampus agar lebih terarah, tertata, dan menjangkau audiens yang lebih luas.

 

Langkah strategis ini dimulai melalui koordinasi perdana bersama para pengelola humas dari berbagai unit, Kamis (9/4/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, Ita menegaskan pentingnya “naik level” di era digital. Ia menyoroti bahwa publikasi kampus tak lagi bisa berjalan sporadis, melainkan harus terstruktur, solid, dan berbasis pembagian tugas yang jelas.

 

“Kita harus bekerja sebagai satu tim yang kuat, bukan hanya bergerak saat ada kegiatan besar, tetapi aktif dan sistematis,” tegasnya.

Koordinasi ini juga menggandeng tim humas universitas sebagai pusat integrasi informasi. Melalui sinergi tersebut, arus publikasi diharapkan tidak lagi terpusat di rektorat saja, tetapi mengalir merata hingga ke fakultas dan Pascasarjana.

 

“Informasi kampus harus seperti Wi-Fi—kuat sinyalnya di semua titik,” ungkap Ita.

Selain memperkuat publikasi kegiatan kampus, Ita menyoroti pentingnya mengaktifkan kembali tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

 

Dengan koordinasi yang lebih efektif, PPID didorong untuk memastikan setiap kebutuhan informasi publik dapat terpenuhi secara cepat, tepat, dan transparan.

 

“Transparansi bukan jargon; ini kewajiban,” tambahnya.

Pembenahan lain yang menjadi fokus adalah peningkatan kualitas SDM humas. Ita menekankan perlunya pelatihan intensif dengan menghadirkan tutor profesional untuk meningkatkan kemampuan tim dalam mengemas pesan secara cerdas dan menarik.

 

“Kecepatan penting, tapi kecerdasan dalam menyampaikan pesan jauh lebih menentukan,” katanya.

Langkah-langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa UIN Malang tengah melakukan revolusi pengelolaan informasi.

 

Jika konsisten dijalankan, wajah publikasi kampus diprediksi akan semakin kuat, informatif, dan hidup di mata publik—menandai era baru komunikasi kampus yang lebih modern dan berdaya saing tinggi. ( Eno)