Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub dan Pilwali Kota Batu Terkendala Sirekap
Batu | Serulingmedia.com – Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Walikota (Pilwali) tingkat Kota Batu pada Pemilu 2024, yang berlangsung di Hotel Aston, mengalami kendala teknis pada sistem rekapitulasi online (sirekap), Senin (2/12/2024).

Meskipun awalnya berjalan lancar, sistem tersebut mulai mengalami gangguan pada sesi kedua, saat giliran PPK Bumiaji. Diduga, kendala tersebut terjadi karena adanya data TP2 Sumber Brantas yang belum ditutup, yang menjadi pemicu macetnya koneksi sirekap.
Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, menyatakan bahwa masalah ini tidak hanya terjadi di KPU Batu, tetapi juga di seluruh Indonesia.
“Kami sedang melakukan koordinasi dengan KPU Jawa Timur untuk mempertimbangkan penggunaan rekap manual. Namun, upaya perbaikan sirekap tetap kami lanjutkan,” ujarnya di sela-sela skorsing rapat, sambil berkoordinasi dengan KPU RI dan KPU Jatim.
Pimpinan sidang, Tomy Rusydiantoro, yang menjabat sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Batu, melanjutkan rapat dengan persetujuan Bawaslu dan para saksi.
Supriyanto, Ketua Bawaslu Batu, menegaskan bahwa jika sirekap terkendala, proses rekapitulasi tetap bisa dilanjutkan dengan metode manual.
“Sirekap itu kan hanya sebagai pendukung. Yang terpenting adalah proses rekap manual, dan kejadian kendala sirekap bisa dimasukkan dalam laporan kejadian khusus,” tambah Supriyanto.
Para saksi yang hadir, seperti Nanang dari saksi Firhando Gumelar, Asep Ghozi Sulaiman (saksi Nurochman-Heli), dan Very (saksi Kres Dayanti-Kresna Dewanata Phrosak), mendukung keputusan untuk melanjutkan rekapitulasi menggunakan sistem manual.
Mereka sepakat bahwa kondisi teknis sirekap yang terkendala seharusnya dicatat dalam laporan kejadian khusus.

Hasil rekap manual menunjukkan bahwa untuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024, dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 166.942 pemilih yang terdiri dari 82.775 pria dan 84.165 wanita.
Pasangan nomor urut satu, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, meraih 9.947 suara.
Pasangan nomor urut dua, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, memperoleh 70.898 suara, sedangkan pasangan nomor urut tiga, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), memperoleh 48.721 suara. Total suara sah sebanyak 129.570 suara, dan suara tidak sah mencapai 6.969 suara.
Sementara itu, dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu 2024, pasangan nomor urut satu, Nurochman-Heli Suyanto, meraih 65.674 suara. Pasangan nomor urut dua, Firhando Gumelar-H.Rudi, memperoleh 38.610 suara, sementara pasangan Kris Dayanti-Kresna Dewanata Phrosk meraih 26.234 suara.
Total suara sah mencapai 130.528 suara, dengan 5.878 suara tidak sah.
Meskipun mengalami kendala teknis awalnya, proses rekapitulasi tingkat Kota Batu berjalan lancar, dan semua saksi menyetujui hasil penghitungan suara dengan menandatangani berita acara.(Eno)






