Pj.Wali Kota Batu Serukan Pengawasan Ketat dan Pendampingan Pendidikan Pasca Kasus Bullying Anak di Bawah Umur
Batu | serulingmedia.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menghadiri kegiatan press release yang digelar oleh Polres Batu di Mapolres Batu, Sabtu (1/6/2024).
Acara ini diadakan sebagai respons cepat terhadap kasus kriminal yang melibatkan pelaku di bawah umur.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Aries menegaskan pentingnya penanganan cepat dan tuntas dari pihak kepolisian serta harapannya agar kejadian serupa tidak terulang di Kota Batu.
Peristiwa yang melibatkan pelaku anak-anak ini menjadi sorotan khusus karena menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pemerintah dan aparat penegak hukum.
“Peristiwa ini sangat berat buat kami, baik pemerintah maupun aparat penegak hukum karena pelaku masih di bawah umur. Tentunya pihak kepolisian dan kejaksaan akan bergerak cepat menuntaskan persoalan ini kita doakan agar berjalan dengan lancar.” Ungkap Aries.
Aries Agung Paewai menekankan perlunya pengawasan yang ketat, baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kejadian yang terjadi di luar jam pelajaran sekolah menunjukkan bahwa tanggung jawab pengawasan harus melibatkan semua pihak, terutama lingkungan terdekat anak-anak.
“Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak bisa bekerja sendiri, tentunya kami butuh masyarakat untuk mengawasi lingkungannya, orang tua untuk mengawal pergaulan anak agar tidak terlalu bebas dan tugas kami adalah membimbing akhlak dan budi pekerti bagi murid-murid di lingkungan sekolah. Tentu ini menjadi pembelajaran tersendiri dan menjadi evaluasi bersama,” Papar Aries.
Sebagai bagian dari komitmen pemerintah Kota Batu untuk menangani kasus ini secara menyeluruh, Aries memastikan pelaku yang masih usia sekolah akan tetap mendapatkan pendampingan pendidikan.
Hal ini penting untuk menjaga hak pendidikan mereka meskipun sedang dalam proses hukum.
“Pelaku akan kita berikan pendampingan agar bisa bersekolah, nanti pihak guru juga akan mendatangi anak-anak di hari-hari tertentu sesuai dengan peraturan dari pihak kepolisian. Kami tidak ingin anak putus sekolah walaupun dalam proses hukum. Biar bagaimanapun itu adalah hak pendidikan mereka yang harus didapatkan,” jelas Aries.
Dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah Kota Batu, Polres Batu, dan Kejaksaan Negeri Kota Batu sangat penting untuk memastikan persoalan ini dituntaskan dengan cepat dan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori, juga menyatakan bahwa minggu depan pihaknya akan mengumpulkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Komite Sekolah untuk bersama-sama mengatasi permasalahan ini.
Secara keseluruhan, penanganan cepat dan komprehensif yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Batu dan berbagai pihak terkait menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mengatasi permasalahan sosial yang melibatkan anak-anak.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, serta memastikan bahwa hak-hak anak tetap terjaga meskipun berada dalam proses hukum.
Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan anak-anak di Kota Batu.( Eno )






