Nurhadi Raih Gelar Doktor, Soroti Budaya Kerja Islam dan Disiplin Dosen PTS Islam di Makassar

1869553_11zon

Makassar | Serulingmedia.com – Nurhadi berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian kompetensi untuk meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen pada Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jumat (14/8/2026).

 

Dalam disertasinya, Nurhadi mengangkat tema “Pengaruh Budaya Kerja Islam dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Dosen dan Kepemimpinan Islam pada Universitas Swasta Islam di Kota Makassar.”

Di hadapan tim penguji, Nurhadi menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun kualitas manusia dan peradaban.

“Pendidikan pada hakikatnya merupakan upaya mewariskan nilai yang menjadi penolong dan penentu umat manusia dalam menjalani kehidupan sekaligus memperbaiki nasib dan peradaban manusia,” ungkap Nurhadi dalam pemaparan disertasinya.

Menurut dia, kualitas pendidikan memiliki hubungan erat dengan kemajuan sebuah masyarakat dan bangsa. Karena itu, penguatan tata kelola perguruan tinggi, termasuk budaya kerja dan kedisiplinan tenaga pendidik, menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas akademik.

Dalam ujian tersebut, Nurhadi mempertahankan disertasinya di hadapan tim penyanggah dan penguji, di antaranya Prof. Dr. H. Ahmad Gani, SE., M.Si., Prof. Dr. Hj. Syamsu Nujum, SE., M.Si., Prof. Dr. Ramlawati, SE., MM., Prof. Dr. Mattalatta, SE., M.Si., dan Apt. Muammar Fawwas, S.Farm.
Penyelesaian disertasi Nurhadi mendapat bimbingan Prof. Dr. H. Abdul Rahman Mus, SE., M.Si. sebagai promotor, bersama Prof. Dr. H. Syahrir Mallongi, SE. dan Prof. Dr. Aryati Arfah, SE., M.Si. masing-masing sebagai promotor I dan II.

Soroti Tantangan PTS Islam

Nurhadi yang berprofesi sebagai dosen pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Makassar mengatakan, perguruan tinggi Islam memiliki sejarah panjang dalam mengiringi perkembangan pendidikan nasional.

Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi Islam tidak terlepas dari aspirasi umat Islam untuk mengembangkan ilmu-ilmu keislaman pada jenjang pendidikan tinggi secara sistematis, sekaligus memperkuat dakwah dan kaderisasi ulama.

Namun, perguruan tinggi swasta Islam di Kota Makassar masih menghadapi berbagai peluang sekaligus tantangan, baik yang muncul sejak masa lalu maupun yang berkembang di tengah perubahan pendidikan tinggi saat ini.

Karena itu, Nurhadi mendorong perguruan tinggi swasta Islam melakukan internalisasi budaya kerja Islam secara berkelanjutan. Upaya tersebut, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan penguatan disiplin tenaga pendidik.

Ia juga menilai sistem penghargaan dan sanksi perlu diterapkan secara proporsional. Dosen maupun tenaga pendidik yang menunjukkan prestasi patut mendapatkan penghargaan, sementara pelanggaran terhadap aturan harus diberikan sanksi yang tegas dan terukur.

Gagasan tersebut menjadi salah satu penekanan Nurhadi dalam disertasinya. Menurut dia, budaya kerja yang kuat, disiplin, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dapat menjadi modal penting bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan produktivitas dosen sekaligus memperkuat kualitas institusi.

Dengan dipertahankannya disertasi tersebut, Nurhadi menambah jajaran akademisi bergelar doktor di bidang Ilmu Manajemen dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan tata kelola perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta Islam di Kota Makassar. ( Yahya Patta/Buang Supeno)