Marlina Tegaskan PDPB Jadi Senjata Utama KPU Kota Batu Jaga Hak Pilih Rakyat

Screenshot_2025-10-23-13-13-09-289_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com – Anggota KPU Kota Batu Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Marlina, menjadi narasumber utama dalam kegiatan “Sinau Bareng” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Batu pada Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran anggota KPU dan Bawaslu, eks anggota PPK dan Panwascam, serta stakeholder lainnya.

Dalam paparannya, Marlina menguraikan urgensi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai upaya mewujudkan daftar pemilih yang update, valid, dan akurat.

Menurutnya, proses pemutakhiran data pemilih tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga hak konstitusional warga negara.

“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan langkah strategis untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjamin. Data pemilih yang valid menjadi pondasi bagi terselenggaranya pemilu yang berintegritas,” ujar Marlina.

Lebih lanjut, Marlina menjelaskan salah satu metode pelaksanaan pemutakhiran, yakni melalui kegiatan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) terhadap data pemilih yang diduga Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Metode ini dilakukan sebagai bentuk verifikasi faktual guna memastikan akurasi data.

Namun, Marlina menyoroti kendala yang muncul terkait keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan coktas di lapangan. Sebagai solusi, ia menyebutkan bahwa KPU dapat memberdayakan eks anggota PPK dan PPS pada Pemilu dan Pilkada 2024 lalu.

“Eks penyelenggara ad-hoc memiliki pengalaman teknis dan memahami wilayah kerjanya. Keterlibatan mereka akan sangat membantu efektivitas proses pemutakhiran data di lapangan,” tegasnya.

Kegiatan Sinau Bareng ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antar lembaga penyelenggara pemilu serta menyamakan persepsi terkait strategi pemutakhiran data pemilih.

Dengan sinergi yang solid, KPU dan Bawaslu Kota Batu diharapkan mampu menghadirkan data pemilih yang berkualitas, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan.( Eno).