Ledakan Kreativitas! Malfest 2025 Jadi Magnet Seni, Olahraga, dan Ilmiah di UIN Malang
Malang | Serulingmedia.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka Maliki Festival (Malfest) 2025 pada Rabu (9/9/2025). Acara pembukaan yang digelar di lantai 5 Gedung Rektorat ini berlangsung meriah, dihadiri jajaran pimpinan universitas, pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta mahasiswa dari berbagai fakultas.
Presiden Mahasiswa UIN Malang, Muamar Sidiq, menegaskan bahwa Malfest 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang kolaborasi lintas komunitas. Seluruh rangkaian kegiatan tetap berlandaskan nuansa religious.
“ Hiburan dan kreativitas harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman. Inilah yang membedakan Maliki Festival dengan festival kampus lainnya. Selain UKM, nanti ORDA juga kita targetkan memiliki kegiatan bersama, termasuk forum content creator di UIN Malang dan forum luar negeri,” ungkapnya dalam sambutan.
Apresiasi tinggi datang dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. Menurutnya, Malfest membuktikan mahasiswa mampu menghadirkan festival yang tetap bernuansa akademik.
“Festival ini bukan hura-hura dan bukan sekadar seremonial melainkan bagian dari kegiatan mahasiswa sebagai agent of change serta merupakan wujud nyata semangat UIN Maliki Malang menumbuhkan jiwa intelektual, spiritual, dan kultural dalam satu kesatuan yang harmonis. Saya berterima kasih kepada WR I, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., dan Prof. Isroqunnajah yang turut mendampingi. Semoga Malfest terus berkembang menjadi wadah penting dalam pengembangan bakat dan minat mahasiswa,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Prof. Triyo bahkan berkomitmen untuk menyumbangkan satu piala besar sebagai simbol keberlanjutan semangat Malfest.
“Tidak hanya menyemarakkan suasana kampus, Malfest juga membawa pesan bahwa mahasiswa UIN Malang adalah generasi yang siap berkontribusi, bukan saja di ranah akademik, tetapi juga di bidang seni, budaya, sosial, dan pengabdian masyarakat,” imbuh Triyo
Dengan mengusung tema “Merajut Asa, Merayakan Rasa, Dalam Malam Penuh Makna”, Malfest 2025 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari perlombaan olahraga, seni, karya ilmiah, bakti sosial, hingga parade budaya. Puncak acara akan ditutup dengan panggung euforia mahasiswa.
Sementara itu, Prof. Dr. Isroqunnajah, M.Ag., Ketua LP2M sekaligus mantan WR IV, menyampaikan apresiasi luar biasa kepada panitia dan mahasiswa penyelenggara.
“Saya cukup tersanjung atas kesempatan ini. Malfest menjadi wadah sublimasi mahasiswa dalam bidang ilmiah, seni, dan olahraga, sekaligus sarana promosi UKM. Dengan festival ini, mahasiswa bisa mengenal UKM lebih dalam dan berpartisipasi aktif dalam berbagai perlombaan,” tegasnya.
Malfest 2025 pun resmi dimulai, menjadi simbol kebanggaan dan identitas UIN Malang sebagai kampus yang menggabungkan semangat akademik, kreativitas, dan religiusitas dalam satu panggung besar kolaborasi mahasiswa.
Malfest kini telah menjadi tradisi yang selalu ditunggu-tunggu mahasiswa. Lebih dari sekadar pesta meriah, festival ini menjadi simbol identitas UIN Malang dalam mewujudkan visi Ulul Albab: melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berjiwa sosial, sekaligus menuju universitas unggul dan bereputasi internasional.( Eno ).






