Ladokgi TNI AL Turun Tangan, FKG Unimerz Kian Dekat Jadi Kenyataan
Makassar | Serulingmedia.com – Rencana Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar mendirikan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) memasuki babak yang lebih serius.
Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Makassar datang langsung ke kampus Unimerz untuk memperkuat kerja sama yang diarahkan pada lahirnya pendidikan dokter gigi di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di kawasan Indonesia Timur.
Kunjungan balasan tersebut berlangsung di Kampus Unimerz Makassar, Kamis (10/9/2026).
Rombongan Ladokgi TNI AL Yos Sudarso dipimpin Kepala RSGM Yos Sudarso Makassar, Kolonel Laut (K) Dr. drg. Krisnadi Setiawan, Sp.Pros., dan diterima Rektor Unimerz Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas.
Pertemuan itu bukan lagi sekadar seremoni pertukaran kunjungan. Fasilitas yang disiapkan Unimerz ditinjau langsung.
Kesiapan sarana dan prasarana, kurikulum, pendidikan klinik, penelitian hingga pelayanan kesehatan gigi menjadi bahan pembahasan.
Di titik inilah kerja sama tersebut menjadi penting. Pendirian FKG tidak cukup hanya dengan membuka ruang kuliah dan menyiapkan nama program studi.
Pendidikan dokter gigi membutuhkan ekosistem akademik dan klinik yang kuat. Kehadiran Ladokgi TNI AL Yos Sudarso menjadi salah satu elemen strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kepala RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Makassar, Kolonel Laut (K) Dr. drg. Krisnadi Setiawan, Sp.Pros., menyatakan kesiapan pihaknya mendukung langkah Unimerz.
Dukungan itu mencakup pendampingan akademik, kolaborasi praktik klinik serta transfer pengalaman dalam pengelolaan rumah sakit gigi dan mulut sebagai wahana pendidikan.
“Kami melihat keseriusan Universitas Megarezky dalam mempersiapkan Fakultas Kedokteran Gigi. Ini adalah langkah besar yang sangat potensial untuk meningkatkan pelayanan kesehatan gigi di kawasan Indonesia Timur,” ungkap perwakilan tim Ladokgi.
Bagi Unimerz, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat terwujudnya FKG sekaligus memastikan fakultas baru itu tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi memiliki standar pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Rektor Unimerz Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si., mengatakan kolaborasi dengan Ladokgi TNI AL Yos Sudarso memberikan energi baru bagi universitas dalam membangun FKG yang unggul dan relevan.
“Kehadiran mitra strategis seperti Ladokgi TNI AL diharapkan mampu memperkuat proses pendirian sekaligus menjamin kualitas pendidikan yang akan dibangun,” ujarnya.
Langkah Unimerz tersebut juga memiliki makna lebih luas. Ketersediaan tenaga dokter gigi dan akses pelayanan kesehatan gigi masih menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.
Karena itu, FKG yang sedang dipersiapkan Unimerz diharapkan tidak berhenti pada pencapaian status sebagai fakultas baru. Target akhirnya adalah melahirkan dokter gigi yang kompeten dan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
Kunjungan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata. Namun, pesan utamanya jauh lebih besar dari seremoni tersebut: Unimerz sedang menyiapkan langkah agar rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar menjadi kenyataan. ( Yahya Patta/ Buang Supeno).
