Kota Batu Pilih Pemimpin: Suasana Lengang di Tengah Antusiasme Pilkada 2024

Screenshot_20241127-090648_Gallery

 

Batu | Serulingmedia.com – Pagi hari di Kota Batu pada Rabu Pon, 27 November 2024, menjadi momen berbeda. Jika biasanya kota ini ramai oleh wisatawan yang menikmati keindahan dan kesejukan udaranya, kali ini suasana lengang menyelimuti.

Jalanan yang biasanya dipadati kendaraan terlihat sepi, seolah-olah seluruh aktivitas masyarakat terpusat di satu tempat: Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Masyarakat Kota Batu hari ini menunjukkan antusiasme luar biasa dalam menggunakan hak pilihnya.

Dengan semangat demokrasi, mereka berbondong-bondong menuju TPS masing-masing untuk memilih pemimpin yang akan membawa perubahan bagi Kota Batu selama lima tahun mendatang. Pilkada 2024 di Kota Batu diikuti oleh tiga pasangan calon:

Nurochman – Heli Suyanto (Paslon Nomor Urut 1)

Firhando Gumelar – H. Rudi (Paslon Nomor Urut 2)

Kris Dayanti – Kresna Dewana Prosakh (Paslon Nomor Urut 3)

Di salah satu TPS, yakni TPS 6 Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, situasi terlihat ramai. Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 487 orang, terdiri dari 290 pemilih laki-laki dan 297 pemilih perempuan, TPS ini mulai dipadati warga sejak pagi. Berlokasi di tepi Jalan Raya Pandanrejo-Bendo, pemilih secara tertib mengantre untuk memberikan suara mereka.

Kondisi serupa juga terlihat di TPS 2 Dusun Beru, Desa Bumiaji. Dengan DPT sebanyak 586 orang (283 laki-laki dan 303 perempuan), masyarakat setempat turut menunjukkan partisipasi yang tinggi. Mereka datang dengan harapan besar akan perubahan dan kemajuan di Kota Batu.

Ahmad Thohir Setiawan, salah seorang pemilih di TPS 10 Dusun Sukorembug Desa Sidomulyo, kecamatan Kota Batu mengungkapkan pentingnya partisipasi dalam pilkada ini.

“Saya datang ke TPS memang ingin mencoblos sesuai keinginan saya untuk menentukan calon Wali Kota Batu. Semoga siapa pun yang terpilih nantinya bisa amanah,” ujar Wawan, sapaan akrabnya.

Pilkada ini menjadi ajang penting bagi masyarakat Kota Batu untuk menyalurkan aspirasi mereka. Dengan partisipasi aktif seperti ini, harapan akan terpilihnya pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata menjadi semakin besar.

Kini, seluruh mata tertuju pada hasil rekapitulasi suara yang akan menentukan arah masa depan Kota Batu lima tahun ke depan.( Eno ).