Khotmil Qur’an FITK UIN Malang, Prof. Hamid Tekankan Kampus Harus Hidup dengan Ayat Suci

PROF ABDUL HAMID

Malang | Serulingmedia.comUIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kembali menggelar kegiatan khotmil Al-Qur’an dengan tema “Menjalin Kebersamaan dan Silaturahmi dalam Pengembangan Lembaga” pada Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat di lantai 1 gedung FITK ini diikuti seluruh civitas akademika sebagai bagian dari tradisi rutin yang digelar setiap akhir bulan, sekaligus menjadi upaya menjaga atmosfer religius di lingkungan kampus.

Wakil Rektor IV (Warek IV) Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga  Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menyampaikan salam dari Rektor yang berhalangan hadir. Ia menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh kehidupan kampus.

“Tempat yang senantiasa dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an akan dipenuhi ketenangan, keberkahan, dan dijaga oleh para malaikat. Sebaliknya, tempat yang jauh dari Al-Qur’an akan terasa sempit dan hampa,” ujarnya, mengutip hadis Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kegiatan khotmil Al-Qur’an bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bagian penting dalam membangun karakter spiritual civitas akademika. Ia mengapresiasi kebersamaan peserta yang berhasil menghatamkan Al-Qur’an dari surat Al-Fatihah hingga selesai.

“Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam kebaikan mampu menghadirkan keberkahan bagi lingkungan kita. Kampus harus hidup dengan ayat suci,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik dan nilai-nilai spiritual, sehingga kampus tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan religius.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Hamid turut menyampaikan kabar menggembirakan terkait pengembangan kelembagaan. Sebanyak enam dosen telah mengajukan Surat Keputusan (SK) baru, dengan lima di antaranya berasal dari FITK.

Selain itu, rencana pembangunan kampus melalui hibah dari pihak Mesir dengan nilai mencapai sekitar Rp1 triliun juga tengah dipersiapkan. Proses tersebut diharapkan dapat segera dimulai dan berjalan lancar hingga selesai.

Kegiatan khotmil Al-Qur’an ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan optimisme civitas akademika dalam mendorong kemajuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ke arah yang lebih maju dan berdaya saing. (Eno)