Jembatan Saballang Hampir Rampung, TNI Prioritaskan Kualitas demi Konektivitas Warga Jeneponto
Jeneponto | SerulingMedia.com – Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang di Kecamatan Bangkala memasuki fase akhir.
Setelah konstruksi utama berdiri, prajurit Kodim 1425/Jeneponto bersama warga kini menuntaskan pekerjaan pengecatan sebagai bagian dari proses akhir yang menentukan ketahanan jembatan.
Jumat (31/7/2026), warna merah putih mulai membalut rangka jembatan yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu.
Bagi masyarakat, pekerjaan itu bukan sekadar mempercantik tampilan, melainkan memastikan konstruksi terlindungi dari korosi sehingga umur layanan jembatan lebih panjang.
Pengecatan dilakukan secara gotong royong. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan menyelesaikan setiap bagian konstruksi.
Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya mengandalkan kekuatan negara, tetapi juga partisipasi masyarakat.
Danramil 1425-02/Bangkala, Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar, mengatakan setiap tahapan pembangunan memiliki peran penting dalam menentukan kualitas akhir jembatan.
“Setiap tahapan memiliki arti penting. Kami ingin memastikan pekerjaan dilakukan secara maksimal agar jembatan yang dibangun benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat yang panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Andi Irvan, semangat gotong royong yang terbangun sejak awal pekerjaan menjadi modal utama untuk menjaga mutu pembangunan sekaligus mempercepat penyelesaiannya.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menegaskan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan implementasi program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat untuk memperkuat konektivitas wilayah, terutama di daerah yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman dan layak.
Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan diawasi secara ketat agar memenuhi standar teknis, mulai dari konstruksi hingga proses finishing.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari cepatnya pekerjaan selesai, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Kami ingin menghadirkan jembatan yang kokoh, aman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Jeneponto,” kata Abdul Muthalib.
Keberadaan Jembatan Gantung Sungai Saballang diharapkan membuka akses yang lebih cepat bagi ribuan warga di dua kelurahan, memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di kawasan Bangkala.
Dengan progres yang telah memasuki tahap finishing, jembatan tersebut tinggal menunggu penyelesaian akhir sebelum siap dimanfaatkan masyarakat.( Yah/Eno).






