Formasy Praja Nusantara Konsolidasi Dukung Koridor Selatan 2045, Siapkan Langkah Strategis Menuju Malang Raya Megapolitan
Malang | Serulingmedia.com – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Formasy Praja Nusantara (FPN) terus memperkuat konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan mendukung inisiatif Koridor Selatan 2045 dan program Road to Malang Raya Megapolitan 2026–2045 yang digagas Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Kamis malam (23/7/2026) di kediaman H. Edi Suyanto, kawasan Masjid Jami’ Dinoyo, Kota Malang.
Ketua Umum Formasy Praja Nusantara, Dodik Purwoko, mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini tengah melakukan pembenahan kelembagaan serta menyatukan visi seluruh jajaran agar mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan kawasan selatan Jawa Timur.
Menurutnya, seluruh Dewan Majelis Daerah (DMD) FPN yang telah terbentuk di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan diminta menggelar rapat koordinasi dan diskusi produktif sebagai bentuk kesiapan organisasi.
“Seluruh anggota FPN harus siap menjalankan amanat AD/ART organisasi sekaligus menunjukkan komitmen sebagai warga negara dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan nasional,” ujar Dodik.
Ia menjelaskan, langkah konsolidasi tersebut juga mendapat arahan dan pembinaan dari Ketua Dewan Majelis Pembina Nasional FPN Mayjen TNI (Purn.) Drs. Bambang Haryanto, M.Si., bersama Dewan Pembina Laksda TNI (Purn.) Dr. Endro Legowo, S.E., M.A.P., M.Tr.Opsla., serta jajaran Dewan Majelis Pakar di berbagai bidang.
Selain itu, koordinasi rutin juga dilakukan secara virtual melalui video conference bersama para asisten bidang, di antaranya Asisten Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Ery Abd. Nasir Pelupessy, Asisten Konstruksi Budaya dan Peradaban Nusantara Hassoyo Joko Pitono, serta Asisten Hubungan Internasional M. Achmad Dahlan.
Dalam forum tersebut, Dodik turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar dan Kabid Sarana Prasarana Tri Suwarto yang berkenan hadir memenuhi undangan sekaligus berdiskusi mengenai kesiapan organisasi masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Koridor Selatan Jawa Timur.
Rapat koordinasi Badan Pekerja Dewan Majelis Nasional (DMN) FPN itu juga dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai bidang, di antaranya KH. Drs. Zainullah Anwar, M.Si., Lisa Sulistiana, Danet Hendro Tjahjono, Lukito Fauzi, Ir. Eko Budi Susilo, Ir. Dulkomar, Prof. Nurhayati, H. Edi Suyanto, serta sejumlah akademisi dan praktisi lainnya.
Dodik menegaskan, dukungan terhadap Koridor Selatan 2045 sejalan dengan program yang telah dirancang FPN sejak 2020 melalui konsep SPOEL 2020, yakni penguatan kemampuan masyarakat dalam mendukung pemenuhan logistik nasional saat kondisi darurat, baik bencana maupun perang, sebagai implementasi bela negara dan penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
“Program ini juga selaras dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar menilai penguatan organisasi kemasyarakatan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan percepatan pembangunan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur.
Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat merupakan faktor penting untuk mendorong kawasan selatan Jawa Timur menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak kolaborasi, inovasi, dan pembangunan kewilayahan yang adaptif terhadap tantangan masa depan,” ujar Asep.
Melalui konsolidasi tersebut, Formasy Praja Nusantara berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah, akademisi, praktisi, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Koridor Selatan Jawa Timur menuju visi Malang Raya Megapolitan 2045.( Eno).






