FE UIN Malang Matangkan Akreditasi Unggul, Pakar Nasional Bedah Kurikulum OBE Menuju Rekognisi Internasional
Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Ekonomi (FE) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diikuti jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dan dosen di lingkungan FE UIN Malang, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Fakultas Ekonomi lantai 1 tersebut menjadi langkah strategis dalam merespons instrumen asesmen lapangan terbaru yang mensyaratkan standardisasi kurikulum berbasis luaran (outcome). Untuk memperdalam implementasinya, fakultas menghadirkan dua narasumber yang dikenal memiliki kompetensi kuat dalam pengembangan kurikulum OBE.
Dekan Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI., mengungkapkan bahwa kehadiran para pemateri berawal dari rasa penasarannya terhadap reputasi mereka sebagai ahli kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
“Jujur, saya sebelumnya tidak kenal dan tidak tahu tentang Prof. Muhirin dan Bu Wenti ini. Sehingga, saya mencari-cari informasi kepada Pak Dekan FEBIS UIN Pekalongan yang barangkali beliau kenal. Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan nomor kontaknya, sehingga hari ini kita bisa menghadirkan dua orang yang luar biasa ini di kampus kita,” ujar Misbahul Munir.
Workshop tersebut menghadirkan Prof. Dr. Mahirun, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan, yang membagikan pengalaman serta strategi implementasi OBE di perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Prof. Mahirun mengaku bangga sekaligus terharu dapat berbagi ilmu di hadapan civitas akademika UIN Malang. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi kehormatan tersendiri karena dapat berdiskusi dengan para akademisi yang memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan mutu pendidikan.
“Awalnya saya sempat merasa minder karena kampus kami relatif lebih muda dan lebih kecil dibandingkan UIN Malang. Namun saya merasa sangat terhormat bisa bersilaturahmi dan berbagi pengalaman dengan para akademisi profesional di Fakultas Ekonomi UIN Malang,” katanya.
Memasuki sesi inti, Prof. Mahirun menegaskan bahwa orientasi pendidikan tinggi saat ini tidak lagi sekadar pada proses pembelajaran, melainkan pada kompetensi nyata yang dimiliki lulusan setelah menyelesaikan studi.
“Apa yang harus mampu dilakukan oleh lulusan setelah menyelesaikan pendidikan? Inilah pentingnya kita mengenalkan dan menerapkan OBE sekarang, sehingga Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) kita lebih meningkat dan memberikan dampak yang nyata saat ini,” tegasnya.
Outcome-Based Education (OBE) merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai fokus utama. Melalui sistem ini, penyusunan kurikulum, strategi pembelajaran, hingga metode evaluasi dirancang secara terintegrasi agar mahasiswa mampu mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.
Bagi program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi, penerapan OBE dinilai sangat penting karena mampu menjamin mutu lulusan, menyediakan instrumen evaluasi pembelajaran yang terukur, memenuhi tuntutan akreditasi nasional maupun internasional, mendorong budaya perbaikan berkelanjutan (Continuous Quality Improvement/CQI), serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Melalui workshop intensif tersebut, Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap seluruh program studi dapat memperkuat implementasi kurikulum berbasis luaran secara terstruktur. Langkah ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mempertahankan dan meraih akreditasi unggul sekaligus mempersiapkan jalan menuju rekognisi internasional. ( Eno)






